My Blog List

My Blog List

link Facebook "Doel Mahessa Jeenar"

Tuesday, January 14, 2014

Kandasnya Cinta Sang pengamen



Cerita ini berawal dari pertemuan tanpa sengaja,,Di sebuah kereta api dengan seorang gadis yang amat manis,”Lina Cristina”mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta pusat.Memang Sejak Lulus dari bangku salah satu SMK swasta di Jakarta,aku hanya bisa menikmati sebentar saja pekerjaan tetap di salah satu yayasan di Jakarta,Setelah itu Aku menjadi kuli serabutan  kerja proyek,jdi tukang parkir,bahkan mengamen di kereta listrik JABODETABEK,,dan sering juga di ajak teman pasang instalasi listrik di proyek” besar di ibukota,Dari pekerjaan serabutan itulah Aku lebih mendalami instalasi listrik yang kebetulan memang menjadi keahlianku sejak duduk di bangku sekolah.
Awalnya keakraban ku dengan  “Lina ,Gadis kelahiran Cirebon, yang sementara menetap  Di bekasi bersama keluarga dan berkuliah di Jakarta itu hanya sekedar teman, tumbuh menjadi hubungan persahabatan dan akhirnya terjerat pada lingkaran cinta. Tapi memang dunia sudah terbalik, dia yang menyatakan cinta lebih dulu padahal aku juga punya perasaan itu. Dan aku menerimanya dan demikian pun dia menerima aku apa adanya.
Tak lama setelah gelar SE di sandangnya,dia mulai bekerja Di salah satu bank di wilayah kemayoran Jakarta pusat,Sementara aku masih tetap menjadi menjadi pekerja serabutan yang terus bermain dengan debu dan panasnya terik matahari,,Tapi Kami layaknya pasangan lain yang sedang dilanda mabuk asmara. Semua berjalan normal, hingga pada akhirnya, aku diminta menemui orang tuanya di Per.harapan Baru bekasi…
Suatu hari aku berkunjung kerumah Lina  di HARAPAN BARU bekasi,,Sambil terdiam aku menatap Rumah yang lumayan mewah dengan pelataran sedikit luas dan di belakang garasi ada taman kecil tempat bersantai,,Lina sangat senang menyambut kedatangan ku,,,Aku pun merasa senang lina tidak berubah dengan sikapnya di luaran rumah saat bersamaku,,Lina masuk sebentar dan kembali duduk di sampingku sambil berkata,”maaf mas ,Ayah minta Identitas Ktp mas ,,Ada kan,?? Owh kebetulan aku punya photo copynya,,langsung aku ambil di dompetku,dan lina kembali menemui ayahnya di dalam..Tak lama kedua Orang tua Lina kelur Dari Ruang tengah,Tapi Tatapan lain terpancar dari wajah kedua orang tua Lina,mereka menunjukan wajah yang sangat tidak senang dengan kedatanganku,kami duduk bersama sama di ruang tamu ,Sambil membaca Photo Copy Identitas penduduk miliku yang ber status buruh”Oh,Jadi kamu temannya Lina yang Jadi Pengamen di kereta Itu,,Sapa Ayah Lina membuka pembicaraan waktu itu,,”Iya Om,Tapi itu dulu waktu lina masih Kuliah,Sekarang Aku kerja Di proyek Instalasi listrik Om,Jawabku Jujur….”Apa bedanya,pengamen ,Pengemis Dengan kuli” proyek ,Mereka sama pekerja dengan penghasilan yang rendah”,,Dengan Nada tinggi ,Ayah lina Menimpaliku,,”Cukup Ayah,Dia Kesini BUkan untuk mendengar Hinaan dari ayah,Aku yang minta dia untuk kesini,,Teriak Lina pada Ayahnya Sambil menangis,….”Sudahlah Lin,Benar memang Apa yang di Katakan Ayahmu,,Aku memang nggak pantas berada di sini,,Sela ku Menenangkan Lina,,..Dan Aku berterima kasih Om sudah mau mempersilahkan Aku masuk,,Aku mohon diri om….Sambil bangkit Dan berlalu keluar dari rumah tersebut,Aku tertunduk sambil menengok kea rah Lina yang masih tetap menangis di bangku Dan menelungkupkan mukanya di atas meja…
Dengan perasaan yang sangat malu aku meninggalkan rumah Lina,Dan tak langung pulang ke rumah,aku memilih pergi ke Stasiun berkumpul bersama teman teman ,Dengan iringan empat gitar dan Drum mini teman temanku Dari FORKA “Forum Komunitas Kereta” St.bekasi.,Aku bernyanyi sekeras deru kereta ,Agar tak terasa betapa perasaan malu yang teramat  sangat atas ucapan yang aku dengar dari ayah lina,,
Sejak kejadian hari itu,Aku sengaja berangkat agak siang dari bekasi Agar sementara tak bertemu dengan lina di kereta pukul 05.40 pagi,Seperti yang biasa Aku lalui berangkat bareng dengan lina dari stasiun bekasi ke Jakarta,,,Tapi itu hanya beberapa hari saja karena di suatu pagi Saat Aku Duduk di bangku peron  stasiun ,Entah Dari mana datangnya,dengan mata sembab, tiba tiba Lina duduk Di sampingku sambil menangis.Aku menatap dalam “ wajah lina yang bersandar di bahuku,”Maafkan aku mas,Mas masih marah yah Sama Lina,,??? Sambil sesekali lina mengusap air matanya,,,Tak langsung menjawab pertanyaan dari lina, Justru Aku Balik bertanya sama gadis yang masih terisak di sampingku,,”kenapa kamu tidak berangkat Dengan kereta tadi pagi,Bukankah kamu harus masuk kerja jam  07.30,,bagamana dengan pekerjaanmu nanti??? “Jawab dulu pertanyaanku mas,kenapa sejak itu mas nggak mau menemui aku,kenapa mas seolah olah menghindar dari aku,,???Mas nggak tau beberapa hari ini aku merindukan mas,,,Tangis lina semakin menjadi,Lina tak perduli dengan orang orang di sekelilingnya yang  memperhatikan Dirinya..”Lin,Apa yang di katakan  ayahmu itu benar,Aku hanya seorang pengamen,pekerja serabutan,yang nggak jelas dengan penghasilan,Sementara kamu sudah Bekerja menjadi karyawan Bank,yang sudah jelas jelas dapat gaji,Aku sadar ayah kamu nggak mau melihat anaknya hidup susah dengan aku..,jawabku sambil memegang pundak lina.”Cukup mas,Aku nggak perduli dengan Alasan ayahku,Aku mencintai mas tulus,,.Aku nggak perduli bahkan aku rela berhenti dari pekerjaanku,bila perlu aku ikut mas kemanapun mas pergi,,,Potong lina sambil terisak..”ya Sudah,Tpi Hentikan dulu tangismu,Percayalah Aku juga mencintai kamu Lin,kalo memang tuhan memberikan jodoh pada hubungan kita ,pasti kita akan bersatu..jawabku menenangkan lina..”lina memeluku Seolah tak ingin berpisah denganku,Aku merasa lega setelah melihat senyum mengembang dari bibir manis kekasihku, ,………Tak terasa  Sudah pukul  08.30 Siang,Suasana Di stasiun bekasi Sedikit sepi ,karena hampir semua  Penumpang telah berangkat ke Jakarta dengan jadwal kereta pagi yang mengantar mereka bekerja..Hari itu Aku dan lina tak jadi berangkat bekerja, Lina Mengajakku ke Metropolitan Mall Di bekasi barat,untuk sekedar melepas rasa kangen,karena  Sejak aku menghindar darinya, lina merasa benar benar kehilangan aku,,
Hari Sudah mulai Sore,,Sebenarnya Lina masih ingin berlama lama di Taman Depan Mall bersamaku,”lin,Hari sudah Sore kita Pulang yah,??Pintaku sama Lina,”Baiklah mas,Tapi mas Janji yah ngantar Aku sampai di rumah,Sebenarnya Aku nggak ingin mengantar lina, sengaja aku menstop Taksi biar lina aman pulang sendiri,tapi Lina memaksa,dan aku pun tak tega akhirnya Aku mengantarnya Sampai ke rumah..Sesampainya di  Rumah Lina di Harapan Baru ,Aku sengaja tak turun dari dalam taksi dan melihat kekasihku masuk rumah hingga tak Nampak lagi di balik pintu,,Dan sejak itu hubunganku dengan Lina kembali terjalin dengan indah,hari hari aku lalui bersama lina tanpa sepengetahuan kedua orang tua lina..
Sabtu  pukul 04 sore sepulang bekerja,Lina menemuiku di Stasiun,Aku sedang Asyik berkumpul dengan Kawan Kawan Dari FORKA,”Mas besok Kita Jalan,Aku tunggu di rumah besok pagi,…kata Lina Sambil tersenyum ke arahku,”Insya Allah,Besok aku jemput kamu,Jawabku..,,Setelah Makan Bakso Di kantin Stasiun Aku memanggil taksi dan membiarkan lina pulang sendiri sore itu,lalu Aku kembali menemui teman”ku di peron Stasiun Membahas Acara pertemuan tahuan yang sudah berjalan di  Forum Komunitas yang Aku ikuti.
Minggu Pagi,Aku Meluncur Ke Harapan Baru,Untuk  menjemput lina.Sesampainya Di sana  Rumah megah itu Nampak sepi Aku tak melihat Lina,Dengan perasaan Ragu aku memberanikan diri mengucap Salam,,,Ayah lina Keluar dari balik pintu dan  berdiri Di depan Gerbang ,Aku tertunduk dan TerDiam karena Ayah Lina tak mempersilahkan Aku Masuk,,Dengan wajah tak secuilpun senyum  orang tua  berkata, Kalau Lina sedang keluar bersama teman kerjanya, seorang  Pengusaha yang  gagah. Kemudian sikap tak senang  Ayah Lina Kembali terdengar melalui kata-kata Tak jauh beda dengan kalimat Yang Aku dengar beberapa tahun lalu. Masih segar dalam ingatanku apa yang mereka katakan. "Kamu tidak pantas untuk anakku, lihat dirimu, pengangguran dan berpendidikan rendah, tidak seperti anakku yang seorang Sarjana Ekonomi dan juga telah berpenghasilan. Saya yakin, penghasilanmu setahun tidak akan sama banyak dengan penghasilan anakku dalam satu bulan".Kata-kata itu seperti sebuah sambaran Kereta yang melindas kepala korbanya hingga meremuk otak dan tubuhnya,,,Aku pergi meninggalkan rumah itu, dan tak pernah lagi menoleh kebelakang, dan sejak saat itu, aku tak pernah lagi mendengar khabar tentang kekasih ku tercinta.
Aku berusaha mengubur kenangan Bersama Lina  Cristina,Menghilangkan jejak dari semua kenangan kenangan bersamanya,melupakan Semua kejadian yang pernah Aku Alami bersama Dia..Sampai akhirnya Aku menetap Di tegal,berbekal keahlianku sebagai seorang instalatir Aku bekerja menjadi Pelaksana Di PLN persero di tegal,,empat tahun Aku menjalani profesiku menjadi  pelaksana,Dan aku Berhasil membangun rumah Tangga kecil ,tinggal di rumah Hasil keringat ku sendiri bersama Istriku…
Waktu  berlalu,Aku merasa Kangen Suasana Jakarta,Rindu Aroma cerobong Asap kereta,,Hingga pada Suatu hari Aku sengaja menghadiri acara Hari Ulang Tahun FORKA yang biasa di Adakan di stasiun Bekasi,,,,Agenda tahunan ini Biasa Di isi Oleh Band Band Terkenal dari Jakarta,karena yang berkumpul di komunitas ini kebanyakan dari Musisi mantan pengamen KRL jabodetabek…Setelah Acara Selesai aku Masuk ke ruang Tunggu Tiket Dan duduk di antara Penumpang  yang sedang menunggu keberangkatan Kereta,,
Mataku tertuju pada sepasang orang tua sedang duduk di Antara Calon penumpang,.Aku mengenalinya dan sepertinya mereka  juga  mengenali  Aku.
Dan benar saja, Saat aku beranjak meninggalkan tempat itu, kedua orang tua itu mengikuti saya dari belakang. Tiba tiba mereka memanggil saya, "Nak tunggu sebentar". Saya berhenti, tapi tidak berbalik, karena luka hati saya sepertinya masih menganga lebar. "Ada apa bapak mengikuti dan memanggil saya, Tanyaku  tanpa berbalik.
"Aku mengenalmu, bukankah kamu dulu yang mencintai Lina anakku". Tanya orang tua itu "Bukan, mungkin bapak salah orang" jawabku "Berbaliklah, biarkan aku melihat wajah mu" kata orang tua itu Aku berbalik, "Bukan, itu bukan aku" jawabku "Tidak mungkin, aku mengenalmu dan yakin itu kamu" katanya lagi "Mungkin bapak salah Orang.Jawabku.
Mendengar perkataan ku, kedua orang tua itu menangis dan berpelukan. "Kami bukan memohon untuk kamu kembali pada anakku, tetapi saya cuman ingin menyampaikan khabar bahwa, sejak kepergianmu, anak kami sakit, sudah kami obati keberbagai tempat ,tetapi tetap saja tidak bisa mengobatinya. Kurang makan, banyak diam dan melamun, dan hanya terus memandangi fotomu, cuman itu yang ingin kami sampaikan".
Kami telah lama mencarimu, kami yakin yang bisa mengobati anak kami hanya kamu. Itu kami lihat dari cara ia menatap foto mu, sorot mata kerinduan yang teramat besar terhadapmu. Kami merasa bersalah telah memisahkan kalian, selama  4 tahun kami mencarimu, tetapi tidak menemukan keberadaan kamu.
Mendengar perkataan itu saya tertunduk, kemudian saya berbalik dan meninggalkan kedua orang tua itu.
Setiap hari saya terbayang tentang kondisi mantan kekasih ku kini, yang kutinggalkan tanpa mengucapkan kata selamat tinggal. hingga mulai muncul rasa bersalah dalam diriku. Kemudian kuputuskan untuk menemuinya dengan harapan ia bisa sembuh. Tetapi di sisi lain, aku memikirkan Keluarga kecil yang aku tinggalkan di kampung halamanku,.. Lama aku pertimbangkan akhirnya aku menuju rumah kekasih ku dulu, ku tekan bel rumahnya, tampak pembantunya membukakan pintu, kemudian mempersilahkan aku masuk. Tidak lama datanglah kedua orang tua mantan pacarku. tak lagi nampak di mata mereka sebuah sikap seperti dulu, tetapi kejadiannya berbanding terbalik, kini terlihat senyum bahagia di wajah mereka.
"Terima kasih telah datang" kata mereka. "Aku datang hanya untuk berpamitan pada anak bapak" jawabku Mendengar perkataanku, kini senyum itu hilang dari wajah mereka. "Temuilah ia di taman belakang" sambung orang tua itu. Aku lalu berdiri dan menuju taman belakang rumah. Sampai di pintu belakang orang tua itu berhenti dan begitupun denganku. Terlihat seorang gadis duduk dan menatapi sebuah foto tanpa henti, sesekali kulihat ia menghapus air mata.
Orang tua itu lalu memintaku menghapiri anaknya, dan Aku dengan langkah sedikit mulai mendekat kearah gadis itu. Setelah berada di belakang gadis itu aku melihat dan memperhatikan apa yang sedang Lina pandangi. Ternyata foto kami berdua. "Hai Lina..." sapa ku dengan suara ku agak lrih. Lina berbalik, dan terkejut saat melihatku. Dan tanpa berkedip, ia telah memelukku, keras sekali, sangat keras pelukan itu hingga membuat ku sesak. Kemudian Di susul dengan tangisan yang luar biasa. Seperti sebuah tangisan yang telah tertahan selama ribuan tahun.
Dari pelukan itu aku merasakan sebuah kerinduan yang begitu besar. Lalu aku menatap ke arah kedua orang tua yang berdiri di pintu belakang yang terus memandangi kami juga menangis. Sebuah tangisan kegembiraan melihat anaknya bisa melepaskan kerinduan.
Lama Lina memelukku dan mulai terasa pelukan itu sedikit ringan, tidak lagi sekeras tadi. Kemudian terdengar suaranya sangat kecil dan di barengi isapan tangisan, "Mas dari mana ?, mengapa Mas pergi tanpa kabar, mengapa Mas sepertinya tidak mau lagi peduli dengan Lina, mengapa Mas meninggalkan Lina sendirian". Pertanyaan itu begitu menyakitkan, sepertinya Lina  tidak tau masalah yang terjadi. Aku hanya diam, dan mencoba melepaskan pelukannya, namun sepertinya kerinduan itu belum juga habis. Lama dia memelukku hingga kini aku mulai merasakan bahwa kerinduan itu benar-benar telah ditumpahkan. Dan kini ia mulai bisa mengendalikan emosi. Lina melambai pada orang tuanya, dan meminta mereka untuk menghampiri kami. Kemudian mengajak kami duduk di kursi taman itu. Lina duduk dekat sekali padaku, mungkin karena sisa-sisa kerinduannya masih ada.
"Sebenarnya, maksud kedatanganku kemari hanya untuk berpamitan" kataku, memulai pembicaraan. "Apa ?, kenapa Setelah lama pergi meninggalkan ku,kini mas datang, kemudian pergi lagi!" Kata Lina terlihat kaget. "Sebenarnya kedatangan ku hanya untuk meminta kamu bisa melupakan aku dan hidup normal" Jawabku dengan ragu. "Nak, kami merestui kalian, dan kami bisa menikahkan kalian dengan segera" kata bapak Ayah lina"Aku tidak bisa menikahi putri bapak" jawabku dengan wajah tertunduk "Kenapa Mas tidak bisa menikahi aku, apa kakak sudah punya gadis lain" tanya Lina mendesak "Jujur saja, aku telah menikah " jawabku Sontak Lina kaget dan menangis histeris kemudian memelukku dengan keras "Aku tidak rela, mas menikah dengan orang lain, kenapa Mas tidak menikahi aku" sambung Lina sambil menangis "Jodoh itu di tangan tuhan, dan kita hanya bisa berupaya" kataku mencoba menenangkan. Saya tak ingin menceritakan kejadian 4 tahun silam tentang perlakuan orang tuanya, agar mereka tidak salah paham. Dan dalam hatiku berkata, seandainya kejadian ini terjadi 4 tahun yang lalu mungkin ceritanya akan lain dan akan berakhir bahagia. Mendengar perkataan ku, kulihat wajah penyesalan dari raut wajah kedua orang tua itu, dan terlihat kesedihan mendalam melihat kondisi putri tunggal nya yang patah hati. "Aku ingin engkau hidup normal, dan aku yakin ada cinta buat kamu di dunia ini yang lebih baik dari aku" kataku mencoba menghibur. Lama kami terdiam, lalu Aku berdiri, "jika engkau mencintai aku, carilah cinta sejati mu, karena aku akan bahagia, melihat mu bahagia". Kemudian aku permisi. Mereka bertiga mengantarku sampai ke gerbang pagar rumah megah itu. Ku salami mereka bertiga, terlihat ketidak relaan terutama pada kekasih dulu, kekasih Sarjana Ekonomi, seorang pengamen ,pekerja serabutan. Aku berjalan menjauh dan sama seperti dulu, saat aku di usir, aku tak pernah berbalik dan berkata dalam diri "Yang kutinggalkan adalah masa laluku yang terlupakan.



Sunday, January 12, 2014

Aku, Kamu Dan Istriku ..



 Agustus 2003
  Siang itu mentari sangat terasa terik,,,dan sambil bercanda tawa lepas di teras rumah, Doel pemuda yg sedang liburan di kampungnya mengusir rasa kangen di teras rumah temanya.,karena selama Doel berada di Jakarta ga pernah ada komunikasi antara Doel sama teman” sepermainannya di kampung,maklum wktu itu belom rame Hp seperti sekarang….Asyik bercanda”mata Doel  tertuju pada seorang gadis berseragam biru putih yang mengucap salam,,Assalamu alaikum,,,temannya  menjawab salam,sementara Doel masih memandangi gadis berseragam itu….Lalu Doel bertanya sama temannya siapa dia,,,,temannya  menjawab Akh kamu ini gimana ,,dia itu Adiku sekarang udah kelas 3 SMP,,
  Doel sedikit  kaget,,,Oh…..
  Ternyata waktu cepat sekali berlalu,,,Aku pernah melihatnya dulu sebelum aku meneruskan pendidikan dan Bekerja di Jakarta,dia adalah gadis kecil yang lucu,tak ku sangka sekarang secantik dan semanis ini,,,gumamnya  dalam hati,, Doel masih merasakan sesuatu yang biasa,,,tanpa berpikir macam macam,,,dan Hari hari berikutnya Doel seperti biasa nongkrong di rumah temannya itu,,Dan mulai terbiasa bercanda tawa dengan adik temanNya yang memang manis dan lugu ….,,
  Dan waktu berlibur Doel di kampung halaman pun berakhir,,karena Dia harus kembali ke Jakarta,waktu itu Doel bekerja di sebuah yayasan Abbalove Ministries ,Di kawasan Gunung sahari XI Jakarta pusat, dan dapat cuti sebentar di kampung….
  Minggu berganti bulan dan bulanpun terus berlalu berganti tahun,Doel menghabiskan hari harinya di ibu kota Jakarta,Hingga dia sempat tak mengingat lagi gadis manis, adik temanya yang berseragam biru putih waktu itu,,
Dari perjalan  melewati kerasnya ibu kota Jakarta Doel mulai berfikir untuk menata kehidupan nya menjadi lebih baik,,,Dan tak mungkin Dia terus menjalani kehidupan seorang diri,,memang banyak sekali wanita yang dekat & akrab dengan Doel,tpi mungkin tuhan belum memberikan jodoh yang terbaik buat Dia,,,hingga suatu hari Doel mengenal seorang gadis tetangga kampungnya sendiri Dari tegal,yang waktu itu bekerja sebagai baby sitter di wilayah Jakarta timur,Melalui telepon umum koin,Doel biasa menyapanya tiap pagi dan malam,sampai suatu hari dia menemuinya langsung di tempatnya bekerja,,,Erniyati,, yah gadis itu bernama Erniyati doel  memanggil’y Erny….Dari perkenalnya sama Erny Doel menjalin hubungan yang serius Dan akhirnya mereka Pacaran,…
  Seperti biasa,,setelah selesai beraktifitas Doel merapat ke telepon umum koin di samping Kantor tempatnya bekerja,yang kebetulan dekat tempat kostnya…Doel menghubungi Erny,,”Hallo Er,Gimana kabar’y,???dia menjawab Aku baik” saja ..Kabar mas Gimana ??tanya’y Doel pun menjawab sama Aku juga BAik “ saja,,,,Oiya er,besok kan hari minggu ??bos kamu ada acara ngga,,Kalo ngga ada kebetulan Besok aku mo Main ke rumah saudara di Jembatan lima ,,,ikut yah???,,”ya nanti aku Tanya BOS ku dulu trus aku kabarin lagi klo aku siap ,Jawabnya…OKE jawab Doel penuh harap…..
Jam sembilam malam Doel kembali menghubungi Erny lewat telepon,,,,”gimana bisa nggak??,,,tanyanya…bisa mas,tpi mas jemput ke sini biar bosku lihat langsung aku pergi sama mas,,,,
OKE jawab doel penuh semangat….
  Minggu pagi dengan penuh semangat,Doel ke Stasiun Rajawali,untuk menjemput erny di Jakarta timur,,Sampai di sana ,erny dan bos’y sudah menunggu di ruang tamu,dan mempersilahkan Doel masuk,setelah ngobrol sebentar,Erny berpamitan sama Bos ,Dan Mereka berdua bergegas meninggalkan rumah tempat erny bekerja..”hati –hati di jalan,,dan cepat pulang jangan lama lama,,,kata BOS yang mempekerjakan erny di rumah itu,,,,sambil berlalu mereka menjawab insya allah kami Cuma sebentar bu,,,Dengan perasaan senang bisa  jalan berdua Doel & menghabiskan minggu itu di jembatan Lima Bersama Erny di tempat tinggal kakaknya,yang kebetulan menjadi mandor pabrik di PT cinta Seni jl.sawah lio jembatan lima…
  Tak terasa Waktu sudah mulai sore,,Sebelum kembali mengantar erni ke Jakarta timur Doel mengajak Erny untuk mampir ke mess pabrik yang kebetulan di sana banyak teman teman satu kampung berkumpul,karena mereka memang kebanyakan bekerja di pabrik tersebut….
  Lama tak jumpa mereka,Doel dan erni di sambut senang oleh teman”y di mess pabrik tersebut,Erny masuk ke salah satu kamar temanya,sementara Doel duduk di teras loteng sambil sesekali terawa tawa karena ledekan lucu teman temanya,,yang ngeledek Sambil Berkata “Cieee,,Yang udah punya pacar,kapan nih married,,,???Doel Cuma tersenyum senyum sambil menjawab “akh kalian ini bisa aja,,,..tunggu Saja undanganya Nanti juga Sam…..BElum selesai bibir Doel menjawab ledekan teman temanya,,,Seorang Gadis Cantik +Tomboy keluar dari salah satu kamar mess menghampiri nya Dan Menyapa,,,”Kapan datang,,??Sama Siapa,,? Doel terdiam dan bibirnya terkunci…Ia seolah tak dapat berkata apa apa,..Doel menatap gadis itu dalam dalam,,Seolah terhipnotis,,sampai gadis itu kembali menyapanya “kenapa Diam,??? Eghh..Ngga apa apa jawab Doel gugup…Betapa tidak,ternyata gadis yang menyapanya adalah adik temanya di kampung yang pernah ia temui waktu masih berseragam Biru putih.Dan sekarang dia tak menyangka harus bertemu dengannya di situ dengan tampilan yang sangat berbeda,,entah apa yang di rasakan Doel waktu itu,,dia merasakan sesuatu yang lain setelah melihat adik temanya menjadi seorang gadis yang cantik ,manis,dan sedap di pandang mata….Ya tuhan, kenapa aku bertemu denganya Di sini,,?dan di waktu Aku sudah punya kekasih,,,doel sesekali menahan nafasnya sambil berfikir keras tentang gadis itu…..Lama doel terdiam, Sampai Akhirnya Suara pelan terdengar “mas udah Hampir maghrib,,Yuk kita pulang,,??Erny membangunkan lamunannya….Dan Doel pun mengiyakan,,sambil berpamitan sama teman”nya,,Dan si gadis manis itu tersenyum dan berkata Hati” yah di jalan,,Doel tersenyum sambil berlalu,dan sesekali dia menoleh kearah gadis yang masih berdiri di depan gerbang,,sampai tikungan yang menghalangi pandangan mereka……..
Sepanjang perjalanan Pulang Doel terdiam,tak seperti waktu mereka berangkat pagi tadi,”kenapa mas diam,,suara erny mnyeruak diantara lamunannya…Eghh engga apa apa ,,mungkin mas sedikit capek,jawab Doel pelan..
Owhh maaf mas,Desah erny sedikit bingung dengan perubahan sikap kekasihnya itu,,,,,
Menjelang Pukul 09 malam mereka sampai di tempat erny bekerja,setelah bercakap cakap sebentar dengan bos Erny ,,Doel pun berpamitan pulang kembali ke kost’y di gunung sahari XI .Erny mngantar nya sampai di depan pintu,dia seolah berat untuk melepaskan nya pergi malam itu,tpi Doel memang harus pulang karena harus bekerja lagi keesokan harinya….
___________________________________________________________________________________ http://www.abdoel06google.blogspot.com _____ ________________________________________________________________________ ______________________________________________________
  Februari 2005,, Bulan pertama Doel Mengarungi bahtera rumah tangga bersama Erny,mereka Tinggal di Sebuah rumah di wilayah Jati Asih Bekasi selatan,,bersama dengan keluarganya yang menetap di sana..Menikmati masa masa awal pernikahan mereka dengan menyewa rumah kontrakan berhadapan dengan rumah keluarga doel sendiri…
  Tapi tempat tinggal yang jauh dengan tempat Doel bekerja,,Membuat Doel Sering sekali tidak masuk kerja karena kesiangan,dan juga ketinggalan kereta yang setiap hari mengantarnya dari bekasi ke Jakarta…Hingga suatu hari tanpa keterangan yang jelas Doel di berhentikan dari pekerjaanya Tanpa pesangon,,,
  Sejak saat itu Doel mulai bingung,Dia berusaha membahagiakan Istrinya dengan bekerja serabutan ,jadi kuli bangunan,jadi tukang parkir,bahkan sempat juga menjadi pengamen Di kereta api jabodetabek,,, Doel tetap semangat demi kebahagiaan istrinya tercinta,sambil tetap mencoba melamar pekerjaan dari satu PT ke PT yang lain,,dari satu kantor ke kantor yang lain di Jakarta,Tapi Cobaan di awal awal pernikahanya memang terlalu berat dia rasakan karena hampir 5 bulan ia tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang tetap,sementara kebutuhan hidup bersama istrinya harus tercukupi sehari harinya….
  Kabar tentang Keberadaan Doel di Jakarta yang kurang berhasil terdengar oleh keluarga Erny di tegal,Hingga suatu hari Ayah Erny menjemputnya Pulang,karena menurut Ayah Erny kehidupan di kampung akan lebih baik dengan bekerja apa adanya,Dari pada di kota Jakarta tanpa pekerjaan yang jelas,.
  Erny pulang bersama ayahnya,Sementara Doel tinggal Di Jakarta sambil nunggu kepastian dari beberapa perusahaan yang pernah dia masukin lamaran pekerjaanya,,tpi nasib baik memang belum juga berpihak padanya,hingga hampir 2 bulan Doel belum juga mendapatkan pekerjaan yang di harapkanya….Dengan perasaan yang tak menentu dan pikiran yang bercampur campur,Akhirnya ia memutuskan untuk menyusul istrinya di kampung halamanya di tegal,,,,Dengan harapan Dia akan bisa hidup lebih baik dengan bekerja apa adanya ,seperti yang di katakan Orang tua istrinya sewaktu menjemput Erny pulang Dulu….

  Pagi itu udara Di cawitali terasa dingin,,,Sambil menikmati secangkir kopi dan sebatang rokok yang di hisapnya,Doel berpikir keras apa yang akan ia lakukan,sementara dia belum terbiasa dengan pekerjaan bercocok tanam seperti umumnya penduduk desa tersebut,,Tapia pa mau di kata ,menjalani kehidupan di ibukota pun percuma,,pelan pelan Doel terbiasa dengan kehidupan yang serba sederhana di kampung…
  Seperti biasa setelah menjalani aktivitas di kebun,,Doel menyempatkan berkumpul sama teman”nya di Rumah kawan lamanya,,ternyata kebiasaan itu membuat keluarga erny Merasa tidak senang,karena hampir setiap hari doel berkumpul dengan teman” nya…
  Gadis manis itu,mengubah semua keadaan hidup Doel,,gadis yang pernah ia temui dulu waktu masih berseragam biru putih,dan sempat ia temui di Jakarta beberapa tahun lalu,,dia kini sedang mengandung Dari hasil perkawinananya dengan teman sepermainannya,,hanya saja dia kurang beruntung karena dari semenjak umur Awal kehamilanya dia tidak pernah bersama suaminya,karena menurut kabar memang pernikahan mereka kurang di harapkan oleh suami gadis itu…biarpun sesungguhnya dia amat sangat sayang pada suaminya…

  Sejak saat itu entah apa yang di rasakan Doel pada sosok wanita itu,,,di sela sela kesibukanya dia selalu menyempatkan untuk datang menemui gadis yang sedang hamil muda itu,Doel sadar betul posisinya dia adalah seorang laki  yang  tlah beristri,tpi wanita itu benar benar menjatuhkan pribadinya sebagai seseorang yang tegar…doel rela membuang banyak waktunya demi wanita itu,,,Dan sejak saat itu pula kasih sayang Doel kepada istri dan keluarganya sangat berkurang,Dia lebih sering menghabiskan waktunya untuk menengok wanita tersebut..Apalagi semenjak dia tau kalo suami wanita itu tak pernah mau pulang ke rumah itu..dan jarang menemui selama kehamilannya.
  Keadaan menjadi semakin parah,saat dilemma rumah tangga menghampiri Rumah tangga doel,,Bahkan saat Doel sendiri telah di karuniai seorang putra…Dalam kondisi ekonomi yang serba sulit,Pernah Suatu hari Istri Doel menuntut Cerai “Mas,Kalo memang Hubungan kita Sudah tidak bisa di pertahankan,,Kenapa mas ngga ceraikan saja saya”kata Erny sambil menangis Waktu itu,,,Doel hanya terdiam Dia lebih memilih  untuk sementara pisah ranjang dengannya…di masa masa itu Doel lebih sering mencurahkan perasaannya pada wanita yang lama dia kagumi itu,,walaupun memang wanita itu lebih memilih setia pada suaminya yang tidak memperhatikan dirinya,Bahkan setelah mereka di karuniai seorang putri yang cantik dan lucu,seiring berjalanya waktu,,mungkin karena alasan perasaan wanita itu menjadi lebih sering berkeluh kesah Sama Doel,,Doel sadar wanita itu tidak pernah memberikan harapan lebih pada dirinya,,tapi Doel menikmati itu laksana sebuah jalinan batin yang tak terputus,,.
  Motivasi,ribuan Syair indah,penyemangat hidup dan semua tentang perasaan,,mengalir begitu saja,walaupun Jalinan itu tk lebih sebatas seorang kakak dan adik yang saling mengasihi,,………
______________________________________________________________________________
  Tahun berganti,,,Doel kini Tlah bekerja menjadi pelaksana Di salah satu Rayon PT.PLN persero di tegal,perubahan hidup sedikit di rasakanya,apalagi dia tlah membangun rumah kecil untuk singgah bersama anak dan istrinya…,,,Namun hingga Cerita ini Di tulis perasaan yang tak pernah hilang yang di rasakan oleh Doel pada sosok wanita yang kini lebih memilih tinggal di Jakarta,bersama putrinya,semenjak Dia di tuntut cerai oleh suaminya,,


Tahun berganti,,,Doel kini Tlah bekerja menjadi pelaksana Di salah satu Rayon PT.PLN persero di tegal,perubahan hidup sedikit di rasakanya,apalagi dia tlah membangun rumah kecil untuk singgah bersama anak dan istrinya…,,,Namun hingga Cerita ini Di tulis perasaan yang tak pernah hilang yang di rasakan oleh Doel pada sosok wanita yang kini lebih memilih tinggal di Jakarta,bersama putrinya,semenjak Dia di tuntut cerai oleh suaminya,,,

Benar kata pepatah bahwa cinta itu buta, karena terkadang cinta bisa merubah segalanya. Adakalanya cinta merubah hitam menjadi putih, duka menjadi suka, kecewa menjadi bahagian, sedih menjadi senang ataupun sebaliknya. Itulah kekuatan cinta, jika panah cinta sudah tertancap di hati seseorang maka ia bisa menjadikan seseorang tersebut kehilangan jati dirinya. Banyak cerita cinta yang bisa merubah segala sesuatunya, kita tentu tahu karena cinta yang sangat dalam Qais rela dianggap gila karena mencintai Laila. Kita tentu juga tahu kisah cinta Romeo dan Juliet yang berakhir dengan kematian. Semua itu tak lain karena cinta.

Begitu Juga kisah cinta Doel dan Wanita Yang dia sayangi,tak perduli betapapun yang harus Dia jalani,Mengorbankan orang orang terdekat demi sesuatu yang sesungguhnya Semu,, Mungkin bertemu dengannya Membuat Doel terluka. Memaksa menahan sakit di balik senyumnya,Tapi itu yang bisa Doel lakukan untuk bisa berada di sampingnya dan istrinya. Walaupun Sesungguhnya hanya sebuah bayangan tak berarti. Tapi Dia tetap merasa senang.
Dan mohon maaf untuk pembaca,,Kisah antara Aku kau dan istriku,,Mungkin sebagai syair penutup cerita ini Aku Lampirkan puisi ini…
Ditengah malam syahdu nan pekat
Ku teringat pada mu, bayangmu
Selalu melintas di kelopak mataku
Ku coba untuk melupakanmu
Namun bayang mu, trus menghampiriku
Sunyiku kau tabur bunga rindu
Kau bagai angin yang sejukkan
Jiwa ragaku…
Namun kini, sia-sia sudah mahligai cintaku
Mimpi indah tiada lagi, sirna terbakar
Kayu arang abu…
Ku coba bertanya pada malam
Dia membisu
Angin berlalupun, tak memberikan
Jawaban,,
Hanya satu yang terucap
Mengapa aku mencintaimu
Mengapaaku menyukaimu..
Dan Doel berharap dari kisah ini Tak ada pihak yang tersakiti….
Sekian…..