My Blog List

My Blog List

link Facebook "Doel Mahessa Jeenar"

Showing posts with label kumpulan puisi galau. Show all posts
Showing posts with label kumpulan puisi galau. Show all posts

Tuesday, August 13, 2013

Seandainya kau kembali untuknya

Dan seandainya dia benar2 kembali untuknya....
Mungkin tawaku hanya tuk sepintas,obati lara,
Menutup cerita Adalah tak mungkin,
Karena Gumpalan darahku telah terkotori Rasa
Yang tak mungkin terhapus satu kata.


Percayalah....
Cerita indahnya Adalah Sayatan Halus,,
Memintal GUratan Malam,menjatuhkan titikan embun
Mematahkan Nadi semangat di tiap nafas pagiku

Jujur...
Aku tak rela membiarkan dia teluka
Masuk kedalam Jurang yang sama
Tapi aku tak kuasa menggenggam takdir
Tak sanggup ku selam jauh Samudra hatinya

Dan seandainya dia benar2 kembali untuknya
Membiarkan Gumpalan Darah membeku,
Takkan lagi ku sanggup berkata kata
Dengan Canda tawa tuk menutup Lara

Tapi.... ya sudahlah ....
Ambil saja Yang terindah Untukmu
Biarkan ku telan Pahit Masa lalu
Mengubur kenangan Bersama bahagiamu....

By
Abdoel Munawar

Sunday, August 11, 2013

SANDIWARA LAMA

Dari sini kan ku lihat semua ....
Drama yang luar Biasa,"bersembunyi di balik jendela,"
Sepintas terlihat tidak mungkin,,
Tapi Tuhan melihat sebuah rencana
Sebelum kamu jauh berfikir tentang itu...

"bersembunyi Di balik Jendela"
Sambil berkata 'tpi itu tak mungkin'
Sudahlah simpan dulu kalimatku yang lalu,
Malam ini aku ingin bersamamu....
Tapi aku hanya terdiam sambil kulihat semuanya

Sejenak Berhenti mengais mimpi,,
menyibak tabir dari Tiap ba'it lisanmu
Dan aku tetap berdiri di sini
Menunggu lagi Kata "tapi itu tak mungkin"
Dan drama ini menjadi mungkin DAri Sebuah Cerita
"Bersembunyi Di balik jendela"

Saturday, August 10, 2013

Biarkan Rasa Ini Selalu Ada



Aku terbiasa menikmati luka
Membiarkannya menggerogoti hati
Tertawa adalah caraku sembunyikan air mata
Kubiarkan dunia menyangka aku baik-baik saja
Kubiarkan semesta menutup rasa lelah yang tersimpan di dada
Tertawa adalah caranya menunjukkan rasa cintanya
Dia buat dunia menyangka hanya dia yang mencintaimu begitu dalamnya
Dia buat semua orang percaya hanya dia yang mengerti dirimu sebenarnya
Tanpa pernah dia menyadari ada aku,
Yang jauh lebih memahamimu
Yang jauh lebih mengerti binar matamu
Tertawa adalah caramu menyakitiku
Karena dengan tawa itu, aku semakin sadar…
Bahwa aku semakin terperosok dalam pusaran cinta tanpa balas
Tertawa adalah caramu menyudutkanku
Karena dengan tawa itu, aku tahu…
Kau hanya tertawa selebar itu untuknya
Tanpa aku bisa mengartikan tawamu padanya, yang terlalu abstrak
Apakah itu bahasa cinta?
Dan dengan hati kembali tersayat luka, mata kembali basah oleh air mata,
Aku memilih kembali menikmati rasa sakit, sambil menebar tawa
Lalu seisi jagad raya kembali menyangka aku baik-baik saja.

Tuesday, July 23, 2013

Puisi Pagi "Kamu"

KAMU

Oleh Abdoel Munawar

Maafkan aku, pujaan rahasiaku
Aku yang telah tinggalkanmu
Bukan harapku berakhir dihari itu
Kedewasaanku telah benamkan egoku
Tahukah kau kurelakan tuk siapa saja
Tahukah kau bahagiamu adalah pasal pertama
Tahukah kau putus asa mulai meraja
Tahukah kau raguku mampu terjaga
Aku tak sanggup ada
Jika kau rindu belaian mesra,
Aku tak siap terjaga Saat kau menangis menahan kecewa
Aku tak bisa melihatmu tak bahagia
Kurelakan kau walau berat adanya
Maaf jika luncuran kata duka Hanya seketika itu juga
Sungguh aku tak bisa....
Tahukah aku mati jika tak ada kawan
Mungkin kuakhiri saja nyawa
Tapi terlalu hangat pelukan keluarga
Tak sanggup kuabaikan orang yang mencinta
Kau masih berarti dalam lamunan malam
Masih termimpi walau tak setakjub dulu
Seolah hanya kamu bayangan masa depan
Walau kau tidak lebih dari serpihan masa
Mampukah aku berarti bagimu Jika sisi bumi pisahkan kita
Beda semua belokan arah hidup kita
Kuberharap hilang tuk selamanya
Atau....
Kita bertemu dalam tikungan hari
Lama cinta pergi membawa kita sendiri
Suatu saat nanti jika kau lihat purnama ilahi
Kuingin menemukannya kembali
Dan abadi….

Wednesday, June 5, 2013

MALAM BERSAMAMU



MALAM BERSAMAMU
Saat kau baca coretan ini,
Aku bingung dengan apa yang saat ini ku rasakan
Saat kerinduan ini hadir membayangi  tiap malam malamku…
Lengking suara pangeran kecilku dan teriakan ibunya
Tak mampu mengusir bayang bayang wajahmu……
Yang hadir mengisi malam dan
Bercerita tentang  hati bersama embun kepedihan,
Coba kau ambil coretan ini…
Saat langit kamar menjadi seribu wajah
Tersenyum seolah memanggil abadi dri tiap sudut waktuku
Dan ku coba meraih  kindahan nya
Bersama mimpi2 malamku,,
Berharap engkau hadir membawa satu senyum
Untuk keabadian………
DOEL MAHESSA JEENAR

mlm yang tenggelam



MALAM YANG TENGGELAM
Oleh : Abdoel munawar

Lalu bulan sendiri diatas bukit,Tanpa bintang
dan tak menyisakan percakapan
hanya sunyi membekaskan bau manusia
terbakar oleh sengatan matahari,Yng menyemai dendam malam
Dan waktu pada setiap detak  jam di tepian hidupku..
Kecemasan memang serupa gelombang pasang di laut,
Meraup gambut berlahan lalu tenggelam…..
Begitulah keperihan,harus ku dekap kemanapun pergi
Selama perbatasan usia hidup
Hanya sebuah penginapan penampung mimpi….
Malam matahari berlayar meninggalkan siang, 
tanpa pesan tentang kapan,
Mungkin sepasang kabar hanya kepastian
Sebuah rindu di sepanjang penantian
Adalah keresahan yang menawan…….



UJUNG HARAP



UJUNG HARAP      
adakalanya aku merasa,
ingin hidup tanpa ada penyesalan
ingin hidup tanpa perasaan ini padamu
ingin hidup tanpa sembilu...
sejuta perih lapisi kalbu
tanpa kamu tanpa bayanganmu...
tapi ya rabb.........
sesekali cibir bahagia..
sesekali dengan cicir sayatan luka
ENTAH APA ???????????
desiran sesak dari ruang yang peka..
ketika cibir perih
terlantun menyayat ..
mungkin kau takkan pernah merasakan
seperti apa yang sering aku rasakan....
seribu coba
sejuta harap
takkan pernah ada ujung habisnya...
ku coba lapisi karang luka ...
dengan guratan guratan penyesalan...
dengan sejuta lantunan perih bersamamu...
adakalanya aku bergumam dengan letih mengharap jawab....
berdosakah aku mengagumimu...
menyayangmu walau tak sanggup ku usap helai demi helai rambutmu....
walau tak sanggup ku raih jemarimu...
ijinkan aku menyapamu...walau kau takkan tau arti perih...
maafkan aku yang tak pernah bisa bahagiakan mu
walau dengan sekedar kata kata ku.....
" I luv U..."

MAAFKAN AKU



Maafkan aku
Maafkan jika ego ini menguasai hati. Aku hanyalah manusia biasa yang kadang kecewa ketika apa yang terjadi tak sesuai dengan rencana yang kuharapkan.
Sering aku kesal terhadap diriku sendiri mengapa bersikap seperti ini. Saat-saat tertentu aku seperti anak kecil yang mementingkan diri sendiri, ingin dimengerti namun di sisi lain sulit memahami bagaimana kondisimu saat itu. Aku bagai sosok kecil yang bersemanyam dalam bungkus kedewasaan. Kadang hati keruh, jauh dari kejernihan.
Mungkin pernah juga kau lihat raut wajahku yang tampak kesal, sekuat tenaga kusembunyikan, namun tetap nampak dipermukaan.
Ya, sebenarnya aku marah dalam diam, aku kesal dalam lamunan. Kadang terlalu berharap sesuatu kepadamu hingga lupa bahwa, sahabat tetaplah sahabat yang memiliki batas privasi masing-masing yang harus kita maklumi - Ada saat-saat dimana kita saling berbagi suatu pelajaran kehidupan, namun di samping itu ada sesuatu yang tidak bisa kita bagi yang hanya Allah dan diri kita masing-masing yang tahu – itu yang sering aku lupa.
Ah, siapalah aku ini. Aku tak berhak memperlakukanmu seperti ini. Kadang aku tertawa geli dalam sendiri, menyadari betapa konyolnya aku.
tpi
mungkin dari coretanku kamu tau apa yang aku butuhkan waktu ini darimu....
i'm sorry.....................

AKHIR CERITA TENTANGMU...

akhir cerita tentang mu...
tiada sebaris kata pun mampu ku rangkai
redup bersama malam....
menembangkan akhir cerita tentangmu.....