Diam, membisu, menelungkupkan kedua kaki di tengah rintik hujan ini, aku kembali hadir dengan sejuta kebodohan tentang arti sebuah cinta yang menggebu. seperti kehilangan akal aku terus berusaha menelusuri otakku sendiri dengan stetoskop yang kuciptakan dari ribuan rasa yang telah menumpuk dalam sofa empuk yang bernama hati, mengapa begitu nyamannya memikirkanmu hingga jiwa ini bermimpi.
Ketika kamu menghujaniku dengan ribuan panah tajam yang anehnya tak membuatku merasa sakit sedikitpun, bahkan terlalu menikmati hingga aku lupa akan rasanya, mengapa masih saja kamu lakukan sedangkan hatiku tak ingin menikmati tusukan demi tusukan yang menancap dan membentuk namamu dan akhirnya menebal jadi gumpalan yang harus kubuang, tidakkah kamu rasakan “penolakan” ini.
Aku ingat sayang, saat aku membayangkan kamu dan aku berada disini, menikmati rintik hujan yang hanya tercipta kita, aku dan kamu malam itu. Meskipun aku tau, ada ribuan hati yang menanti dengan rasa mereka sendiri, tapi bagiku hanya kamu dan aku yang memiliki dunia ini. saat matamu terus menelanjangiku, membalut dingin tubuhku dengan pandangan yang sangat kubenci karena aku merasa nyaman bahkan amat sangat menikmatinya.
“Aku seperti anak kucing yang dimanjakan oleh induknya.”
saat kamu mulai melepas semua bayangan kata yang seharusnya tak pernah kudengar. masih tentang matamu, masih tentang waktu itu dan masih tentang keberadaanku yang tepat didepanmu, sembari menggengam erat jemarimu hingga aku tak pernah kuat untuk memainkannya, aku lemas, tanganku tak bertulang saat ada dalam genggamanmu, lidahku terasa tertelan saat akan menjawab tanyamu, bahkan mataku tak sanggup melihat cahaya yang menerangi kita, gelap!
Tapi kini setelah aku mulai berani menyapa nyataku, sendiri ini menuntutku untuk tak lagi membiarkanmu dalam memoriku, aku perang dengan jiwaku sendiri, kamu ada disini namun aku tak melihatmu, setelah kamu membiarkan bibirku berbicara sendiri, tanpa respon atau sentuhan apapun dari bibir mungilmu, kamu biarkan aku menikmati sendiri rintik hujan yang seharusnya tercipta untuk kita, aku dan kamu.
Apakah aku memang terlalu pandai berbohong, hingga menyembunyikanmu dalam otak yang akhirnya meracuni hatikupun tak pernah menjadi beban dalam jiwaku, sekarang kenapa begitu sakit saat kau berada di dekatku, dulu memikirkanmu adalah keindahan karena kamu berada jauh dariku, dan karena aku hanya dapat menikmati bayanganmu. tapi sekarang, setelah kamu menemuiku, menemaniku, berada di dekatku, kamu justru memberiku ribuan rasa sakit yang tak pernah kubayangkan sebelumnya, Aku benci telah mencintaimu.
Mengapa aku terlalu mengagumimu dulu, aku juga menyesal setelah menatap matamu dalam-dalam, terasa penuh dada ini dengan cinta yang kuciptakan sendiri, terasa merah, marah dan membara mata ini dengan bakaran cinta yang ku ciptakan dari pemantik hatiku sendiri, dan kenapa pula aku terlalu lengah membiarkan dirimu masuk dan menelusri semua jantung hatiku yang seharusnya kusembunyikan dari lalu lalang bayanganmu yang membuatku semakin gundah, tak seharusnya aku terlalu memikirkanmu dulu, dan sekarang aku benci telah membiarkan dirimu ada dalam diriku, karena semakin memikirkanmu, hatiku semakin tercabik oleh emosi dan egoku sendiri, rasakan saja apa yang tak seharusnya ada dalam hatiku, itulah sebabnya jika aku membiarkan rasa ini mengembara dan menanam harap dalam hatiku,
My Blog List
My Blog List
link Facebook "Doel Mahessa Jeenar"
Sunday, May 25, 2014
Wednesday, May 21, 2014
MENDEKAPMU MALAM INI
Oleh,Abdoel Munawar
Malam ini...
Masih bisa kucium harum tubuhmu
yg terjerat lelah
Malam ini...
Masih kucoba meraba palung hatimu
yg memadamkan perapian
Malam ini...
Masih kubingkai bayangmu
yg hilang dibalik bayang riuh tawa kemarin malam
Malam ini...
Aku terbius wajahmu
yg terbaring manja di peraduan
Malam ini...
Aku mengundang semilir angin pd doa
yg kubaca utk tidurmu
Sunday, May 4, 2014
"Puisi" REMBULAN DALAM SEPERTIGA MALAM
REMBULAN DALAM SEPERTIGA
MALAM
Oleh :Abdoel Munawar
Terdiam di antara sepertiga
malam,,
Menatap secelurit Rembulan..
Di antara desiran Angin
menghantar
titikan bayu Mengembun perih,
membeku dalam palung sangsi
tetesnya jadikan Luka
yang tak jua mengering,
Di antara sepertiga malam
Secelurit bulan mulai
merangkak
Tinggalkan aku dalam
kegelapan
Sementara angin menerjang
punggungku
Hingga tak sanggup lagi ku
tatap
Lengkungnya diantara
sepertiga malam
Lihatlah
Aku tetap berdiri Di sini
Menghantar kan sepi
Bersama malam
Menahan Pedih,kepergian secelurit
rembulan.
Namun percayalah ….
Aku menyimpan Secuil senyum
Karena Sang Pagi
Adalah
harapan diantara Secelurit
rembulan
Dalam Tatapan perih sepertiga
malam
Friday, May 2, 2014
"Cerpen" Kisah Cinta Reny"
Cerita ini Ku tulis Karena Saat tiap kali ku panggil nama istriku Erny,Aku
teringat Namamu Reny….
Ini adalah pengalaman percintaan di masa mudaku dulu, namaku Doel. Ceritaku ini dimulai tepatnya pada waktu Aku masih Bekerja di sebuah yayasan di kawasan Gunung sahari Jakarta Pusat,di saat itu aku mulai mengenalmu, gadis yang selalu aku sayangi yang bernama Shanti Renya.
Aku masih mengingatnya sampai sekarang, itu terjadi pada bulan februari di saat pertama kali aku mengenalmu, aku mengenalmu dari teman dia satu kerjaan , sebenarnya aku sudah mengetahuinya pada waktu Pertama kali Dia datang Di lingkungan Ruko tempatku bekerja, tapi di saat itu aku masih belum mengenalnya,mungkin kita memang dipertemukan Di lingkungan pekerjaan kurasa cukup lama kita hanya bisa saling menatap saat pagi Masuk bekerja ,Saat siang Di kantin Ruko,dan saat sama sama pulang bekerja,Hingga suatu hari aku coba mencari informasi pada Teman satu kerjaanya,untuk mendapatkan, dan meminta nomer ponselnya, al hasil aku berhasil mendapatkan nomermu. Terus aku coba smsan denganya setiap saat, menelfonya, kita selalu berhubungan dengan baik, aku pun mulai nyambung denganya. setelah kita berhubungan hampir tiga bulan lebih, aku merasa ingin sekali Menjalin hubungan yang lebih,bukan hanya untuk saling mengenal, namun aku masih belum cukup berani untuk mengutarakan perasaan yang kurasa saat itu.
Aku ingin sekali memilikimu, aku selalu berdoa setiap hari agar bisa denganmu, namun percuma saja aku terus berdoa tapi aku tidak mampu mengungkapkanya, di saat itu aku menyiksa batinku sendiri, dan hanya bisa memendam perasaanku saja. Terus aku masih selalu ikhtiar, memohon petunjuk pada Tuhan, dan akhirnya aku mulai untuk memberanikan diri, karena aku fikir-fikir “suatu cinta harus diungkapkan, gak ada cinta yang gak diungkapkan, kecuali oleh orang yang terlalu mencintai dirinya sendiri”. Aku mulai merencanakan hari special itu, dan aku berniat mengajaknya jalan.
Aku berusaha mencari waktu yang tepat, dan sampai saat ini aku masih mengingatnya di saat aku menyatakan perasaanku kepadamu. itu terjadi pada bulan Mei,Saat aku mengajakmu ke Bypass di Jln. baru Bandar kemayoran Jakarta Pusat,. Meskipun hasilnya cukup membuat ku kecewa, karena aku terlambat, dan dia menganggapku selama ini hanya sebagai sahabat. Aku pun mencoba menunggunya berharap dia berubah pikiran, di saat penantianku yang lumayan lama, aku mendengar kabar kalau kamu sudah menjadi milik yang lain, dan hubunganya pun sudah cukup lama. Di saat itu aku hanya bisa berdiam diri dan merenung menerima kalau kamu sudah ada yang memiliki, aku bingung kanapa rasa sayangku padamu tak pernah hilang, meskipun kamu telah membuatku kecewa, mungkin aku terlalu menyayangimu, hingga rasa sayangku mengalahkan rasa sakitku.
Setelah beberapa bulan aku mendengar kabar kalau mereka berdua telah putus, tepat sebelum ulang tahun Reny, di saat itu aku senang mendengar kabar tersebut karena sampai saat itu aku masih menyayanginya. Setelah 1 minggu kamu putus denganya aku memberanikan diri menyatakan perasaanku lagi, mungkin aku menembakmu di saat yang tidak tepat, tapi yang ada di fikiranku saat itu aku tak mau kehilanganmu untuk yang kedua kali.
Kamu berkata kepadaku “Aku takut menyakitimu, kamu terlalu baik bagiku” aku pun tak peduli dengan ucapanya, karena kamu gak akan pernah menyakitiku dan saat itu kita resmi pacaran.
Kita berhubungan dengan baik suka duka kita lewati bersama, dan kamu merasakan kebahagiaan ketika berada di sampingku. Aku selalu mensupport kamu di saat kamu jatuh, aku selalu mengingatkanmu di saat kamu salah, tak lupa aku pun menjadi imammu disaat kita berdua sholat.
Kamu selalu bilang “kamu sangatlah sempurna, aku sangat menyangimu, dan berharap kamu jadi imamku kelak” tapi dia juga selalu berkata “aku benar-benar takut menyakitimu”
Namun setelah hubungan kita 4 bulan lebih ada keganjalan antara kita, setelah aku mendengar kabar dari temenmu, kalau kamu sedang dekat sama cowok lain.
Entah kenapa hal itu pun terjadi, dia menyakitiku, ada orang lain di hatinya. dia langsung minta maaf kepadaku dan dia berkata “aku sangat menyayangimu doel, maafkan aku atas perbuatanku, kamu sangat Baik dan sempurna aku tak pantas ada di dekatmu”, aku menjawab “Kenapa kamu lakuin itu kepadaku, aku sangat menyayangimu tulus dari lubuk hatiku” Reny berkata sambil menangis “Maafkan aku, aku selalu menyayangimu”
Di saat itu aku memutuskan untuk menjauh dari hidupnya, meski tak bisa kubohongi aku masih sangat mencintainya. Meskipun aku tidak pernah melihatnya lagi,Semenjak dia tak lagi bekerja di komplek tersebut. tapi aku selalu mengetahui kabarmu, karena aku tau siapa sahabatmu, sahabatmu selalu menceritakan keadaanmu, dan aku tak menyangka disana kamu juga masih terus menyayangiku meskipun kamu sudah ada yang memiliki, aku terharu ketika mendengar cerita dari sahabatmu, dia berkata “Sebenernya Reny sangatlah menyayangimu, dia selalu menangis ketika menceritakanmu Doel, dia juga menyesal meninggalkanmu, Reny juga berkata kepadaku, kalaupun dia menikah kelak, dia ingin kamu Doel jadi suaminya, karena Cuma kamu yang bisa membuat Reny bahagia”
Aku menjawab “jujur sampai saat ini aku juga masih sangat menyayangi Reny, tapi keadaan yang membuat aku belum bisa memilikinya, mungkin inilah yang dinamakan Cinta Tak Harus Memiliki”
Beberapa Tahun Sejak Kepergian Reny dari kehidupanku,Aku masih tinggal di Komplek Gn.sahari waktu itu.. aku mendapatkan sebuah undangan, dan tak kusangka undangan tersebut adalah pernikahan Shanti, aku langsung terpukul saat itu, kini harapanku hilang semua.
Setelah satu minggu,semenjak aku menerima undangan dari Reny aku langsung ke acara pernikahan Reny bersama temenku, sesampai disana aku melihat Reny dan suaminya ada di pelaminan, disaat Reny menoleh ke arahku, Dan ia masih terdiam tetapi lama lama mungkin dia tak sangggup menahan emosinya, dia menghampiriku di tengah kerumunan orang banyak dan memelukku erat-erat, lalu Dia menangis penuh penyesalan. “Aku rindu kamu Doel, aku sayang kamu, sekian tahun aku kehilangan kamu, andai saja laki-laki di sampingku di pelaminan itu adalah kamu, alangkah bahagianya aku” Kata Reny lirih dan pelan sambil memelukku.
Kamu jadi perhatian para hadirin, temanku menatap kebingungan. Ku usap airmata tulus Reny. Kujelaskan Pada Reny kalo setelah ini ,aku akan pulang ke Tegal,DanAkan berusaha mencari kerja di kampung,Dan aku akan Tetap mengingatmu, aku aku mencari pendamping Hidup Yang bisa selalu mengingatkan ku tentang mu,“Reny terdiam”. Dia Mengangguk,menenteskan air mata.
Setelah aku diperkenalkan dengan suaminya, aku minta pamit untuk pulang, aku pun tak tahan dengan suasana yang mengharukan ini. Setelah 4 tahun tak ada kabar lagi dari dia,Aku menetap dan bekerja di Tegal,aku Menikah Dengan Seorang Wanita bernama Ernyati,Dan sampai sekarang Aku Tetap Mengingatmu Setiap kali Aku memanggil Nama Istriku,,Erny…Setidaknya Sedikit Mirip dengan Namamu Renya….”Shanti renya”….Mungkin sekarang kau telah mempunyai beberapa orang putra,Dan Aku selalu berdoa Semoga kau berbahagia dengan kehidupan mu Bersama Suami dan Anak Anak mu Di sana…Suatu saat jika tuhan mengijinkan Aku Akan Berkunjung kerumah mu bersama anak dan Istriku….
Ini adalah pengalaman percintaan di masa mudaku dulu, namaku Doel. Ceritaku ini dimulai tepatnya pada waktu Aku masih Bekerja di sebuah yayasan di kawasan Gunung sahari Jakarta Pusat,di saat itu aku mulai mengenalmu, gadis yang selalu aku sayangi yang bernama Shanti Renya.
Aku masih mengingatnya sampai sekarang, itu terjadi pada bulan februari di saat pertama kali aku mengenalmu, aku mengenalmu dari teman dia satu kerjaan , sebenarnya aku sudah mengetahuinya pada waktu Pertama kali Dia datang Di lingkungan Ruko tempatku bekerja, tapi di saat itu aku masih belum mengenalnya,mungkin kita memang dipertemukan Di lingkungan pekerjaan kurasa cukup lama kita hanya bisa saling menatap saat pagi Masuk bekerja ,Saat siang Di kantin Ruko,dan saat sama sama pulang bekerja,Hingga suatu hari aku coba mencari informasi pada Teman satu kerjaanya,untuk mendapatkan, dan meminta nomer ponselnya, al hasil aku berhasil mendapatkan nomermu. Terus aku coba smsan denganya setiap saat, menelfonya, kita selalu berhubungan dengan baik, aku pun mulai nyambung denganya. setelah kita berhubungan hampir tiga bulan lebih, aku merasa ingin sekali Menjalin hubungan yang lebih,bukan hanya untuk saling mengenal, namun aku masih belum cukup berani untuk mengutarakan perasaan yang kurasa saat itu.
Aku ingin sekali memilikimu, aku selalu berdoa setiap hari agar bisa denganmu, namun percuma saja aku terus berdoa tapi aku tidak mampu mengungkapkanya, di saat itu aku menyiksa batinku sendiri, dan hanya bisa memendam perasaanku saja. Terus aku masih selalu ikhtiar, memohon petunjuk pada Tuhan, dan akhirnya aku mulai untuk memberanikan diri, karena aku fikir-fikir “suatu cinta harus diungkapkan, gak ada cinta yang gak diungkapkan, kecuali oleh orang yang terlalu mencintai dirinya sendiri”. Aku mulai merencanakan hari special itu, dan aku berniat mengajaknya jalan.
Aku berusaha mencari waktu yang tepat, dan sampai saat ini aku masih mengingatnya di saat aku menyatakan perasaanku kepadamu. itu terjadi pada bulan Mei,Saat aku mengajakmu ke Bypass di Jln. baru Bandar kemayoran Jakarta Pusat,. Meskipun hasilnya cukup membuat ku kecewa, karena aku terlambat, dan dia menganggapku selama ini hanya sebagai sahabat. Aku pun mencoba menunggunya berharap dia berubah pikiran, di saat penantianku yang lumayan lama, aku mendengar kabar kalau kamu sudah menjadi milik yang lain, dan hubunganya pun sudah cukup lama. Di saat itu aku hanya bisa berdiam diri dan merenung menerima kalau kamu sudah ada yang memiliki, aku bingung kanapa rasa sayangku padamu tak pernah hilang, meskipun kamu telah membuatku kecewa, mungkin aku terlalu menyayangimu, hingga rasa sayangku mengalahkan rasa sakitku.
Setelah beberapa bulan aku mendengar kabar kalau mereka berdua telah putus, tepat sebelum ulang tahun Reny, di saat itu aku senang mendengar kabar tersebut karena sampai saat itu aku masih menyayanginya. Setelah 1 minggu kamu putus denganya aku memberanikan diri menyatakan perasaanku lagi, mungkin aku menembakmu di saat yang tidak tepat, tapi yang ada di fikiranku saat itu aku tak mau kehilanganmu untuk yang kedua kali.
Kamu berkata kepadaku “Aku takut menyakitimu, kamu terlalu baik bagiku” aku pun tak peduli dengan ucapanya, karena kamu gak akan pernah menyakitiku dan saat itu kita resmi pacaran.
Kita berhubungan dengan baik suka duka kita lewati bersama, dan kamu merasakan kebahagiaan ketika berada di sampingku. Aku selalu mensupport kamu di saat kamu jatuh, aku selalu mengingatkanmu di saat kamu salah, tak lupa aku pun menjadi imammu disaat kita berdua sholat.
Kamu selalu bilang “kamu sangatlah sempurna, aku sangat menyangimu, dan berharap kamu jadi imamku kelak” tapi dia juga selalu berkata “aku benar-benar takut menyakitimu”
Namun setelah hubungan kita 4 bulan lebih ada keganjalan antara kita, setelah aku mendengar kabar dari temenmu, kalau kamu sedang dekat sama cowok lain.
Entah kenapa hal itu pun terjadi, dia menyakitiku, ada orang lain di hatinya. dia langsung minta maaf kepadaku dan dia berkata “aku sangat menyayangimu doel, maafkan aku atas perbuatanku, kamu sangat Baik dan sempurna aku tak pantas ada di dekatmu”, aku menjawab “Kenapa kamu lakuin itu kepadaku, aku sangat menyayangimu tulus dari lubuk hatiku” Reny berkata sambil menangis “Maafkan aku, aku selalu menyayangimu”
Di saat itu aku memutuskan untuk menjauh dari hidupnya, meski tak bisa kubohongi aku masih sangat mencintainya. Meskipun aku tidak pernah melihatnya lagi,Semenjak dia tak lagi bekerja di komplek tersebut. tapi aku selalu mengetahui kabarmu, karena aku tau siapa sahabatmu, sahabatmu selalu menceritakan keadaanmu, dan aku tak menyangka disana kamu juga masih terus menyayangiku meskipun kamu sudah ada yang memiliki, aku terharu ketika mendengar cerita dari sahabatmu, dia berkata “Sebenernya Reny sangatlah menyayangimu, dia selalu menangis ketika menceritakanmu Doel, dia juga menyesal meninggalkanmu, Reny juga berkata kepadaku, kalaupun dia menikah kelak, dia ingin kamu Doel jadi suaminya, karena Cuma kamu yang bisa membuat Reny bahagia”
Aku menjawab “jujur sampai saat ini aku juga masih sangat menyayangi Reny, tapi keadaan yang membuat aku belum bisa memilikinya, mungkin inilah yang dinamakan Cinta Tak Harus Memiliki”
Beberapa Tahun Sejak Kepergian Reny dari kehidupanku,Aku masih tinggal di Komplek Gn.sahari waktu itu.. aku mendapatkan sebuah undangan, dan tak kusangka undangan tersebut adalah pernikahan Shanti, aku langsung terpukul saat itu, kini harapanku hilang semua.
Setelah satu minggu,semenjak aku menerima undangan dari Reny aku langsung ke acara pernikahan Reny bersama temenku, sesampai disana aku melihat Reny dan suaminya ada di pelaminan, disaat Reny menoleh ke arahku, Dan ia masih terdiam tetapi lama lama mungkin dia tak sangggup menahan emosinya, dia menghampiriku di tengah kerumunan orang banyak dan memelukku erat-erat, lalu Dia menangis penuh penyesalan. “Aku rindu kamu Doel, aku sayang kamu, sekian tahun aku kehilangan kamu, andai saja laki-laki di sampingku di pelaminan itu adalah kamu, alangkah bahagianya aku” Kata Reny lirih dan pelan sambil memelukku.
Kamu jadi perhatian para hadirin, temanku menatap kebingungan. Ku usap airmata tulus Reny. Kujelaskan Pada Reny kalo setelah ini ,aku akan pulang ke Tegal,DanAkan berusaha mencari kerja di kampung,Dan aku akan Tetap mengingatmu, aku aku mencari pendamping Hidup Yang bisa selalu mengingatkan ku tentang mu,“Reny terdiam”. Dia Mengangguk,menenteskan air mata.
Setelah aku diperkenalkan dengan suaminya, aku minta pamit untuk pulang, aku pun tak tahan dengan suasana yang mengharukan ini. Setelah 4 tahun tak ada kabar lagi dari dia,Aku menetap dan bekerja di Tegal,aku Menikah Dengan Seorang Wanita bernama Ernyati,Dan sampai sekarang Aku Tetap Mengingatmu Setiap kali Aku memanggil Nama Istriku,,Erny…Setidaknya Sedikit Mirip dengan Namamu Renya….”Shanti renya”….Mungkin sekarang kau telah mempunyai beberapa orang putra,Dan Aku selalu berdoa Semoga kau berbahagia dengan kehidupan mu Bersama Suami dan Anak Anak mu Di sana…Suatu saat jika tuhan mengijinkan Aku Akan Berkunjung kerumah mu bersama anak dan Istriku….
Sekian
Thursday, May 1, 2014
Sejarah Aksara Jawa & Legenda Aji Saka
Sejarah
Aksara Jawa & Legenda Aji Saka
Oleh : Abdoel Munawar
Kalu kita bicara tentang
huruf Jawa atau lebih dikenal dengan sebutan ha na ca ra ka, kita seringkali
terpikir tentang legenda Ajisaka. Aku sudah mencoba muter-muter cari refrensi,
namun kisah tentang Ajisaka lebih banyak aku temukan dalam hal cerita rakyat
atau mitologi saja.Literatur sejarah yang bisa di pertanggung jawabkan sulit
ditemukan.
Padahal bila menilik awal pemakaian huruf Jawa yang bersamaan dengan berkuasanya Sultan Agung di Mataram, catatan tentang itu seharusnya ada. Sebelum Sultan Agung aksara yang dipakai adalah arab pegon, ketika jaman kerajaan Demak - Pajang. Di jaman Majapahit yang digunakan adalah aksara pallawa.
Padahal bila menilik awal pemakaian huruf Jawa yang bersamaan dengan berkuasanya Sultan Agung di Mataram, catatan tentang itu seharusnya ada. Sebelum Sultan Agung aksara yang dipakai adalah arab pegon, ketika jaman kerajaan Demak - Pajang. Di jaman Majapahit yang digunakan adalah aksara pallawa.
Kalau memang Ajisaka
penemu ha na ca ra ka tentunya orang Jawa tidak mengenal aksara pallawa dan
devanagari. Nyatanya semua prasasti ditulis dalam huruf pallawa. Terlebih lagi
tidak ada bentuk kakawin dalam Jawa Kawi yang memuat kisah Hanacaraka.Pada saat
itu bila memang Ajisaka sudah dikenal, paling tidak ada catatan sejarahnya.
Kisah tentang Ajisaka hanya ditemukan dalam bahasa Jawa baru, artinya kisahnya
ditulis pada jaman Kapujanggan (Mataram Kartasuran).
sebenarnya Bangsa
Nusantara ini memiliki tradisi berupa tradisi lisan dan bukan tulisan. Maka
dari itu banyak Candi memiliki relief berupa cerita mirip komik sehingga mudah
dipahami oleh masyarakat. Ketika tingkat intelektualitas kalangan bangsawan dan
cendekia merasa kurang praktis dengan bahasa gambar, mereka meminjam dan
memodifikasi aksara India (pallawa dan devanagari) untuk dijadikan tulisan
nusantara.
Kenapa kisah Ajisaka
lebih aku sebut sebagai mitologi. Ini sesuai dengan budaya lisan bangsa kita
yang lebih suka menyampaikan sesuatu tanpa dokumen tertulis, sehingga kiasan
banyak dipergunakan. Apalagi cerita turun temurun itu kebanyakan bersifat
istana sentris. Sehingga banyak hal yang dibiaskan dari makna sesungguhnya. Tak
heran bila banyak sekali filosofi lama yang ketika dipertanyakan akan cukup
dijawab dengan kata ora ilok atau pamali.
Filosofi yang akan
diajarkan dari kisah ini bisa ditelusur dari penamaan tokoh-tokohnya. Tanah
Jawa diceritakan dikuasai oleh Prabu Dewata Cengkar. Dewata berarti dewa, roh leluhur yang dianggap
menguasai salah satu kodrat”. Cengkar artinya
”tempat yang luas; tidak subur; banyak batu padasnya. Ajisaka berasal dari dua
kata. Aji berarti kekuatan yang cenderung bersifat
spiritual. Saka berarti tiang atau penyangga.
Jadi dari kemenangan Ajisaka atas Dewatacengkar bisa diartikan sebagai kebaikan yang mengalahkan keburukan. Ajisaka
sebagai simbol kebajikan akhirnya bisa naik tahta menjadi raja Medang Kamulan.
Namun karena Ajisaka juga
manusia, dia bisa khilaf dengan apa yang sudah menjadi ucapannya sendiri.
Ungkapan sabda pandhita ratu yang menjadi panutan bawahannya menuai bencana.
Dikisahkan ketika meninggalkan pulau Majethi di sebelah selatan Nusakambangan,
kerisnya ditinggalkan disana dan abdinya bernama Sembada ditugaskan untuk
menjaganya dengan pesan keris itu tak boleh diserahkan kepada siapaun selain
Ajisaka sendiri yang mengambilnya. Setelah Ajisaka bertahta dia menyuruh
abdinya yang lain bernama Dora untuk mengambil keris itu. Keduanya bersikukuh
dalam pendirian masing-masing. Sembada merasa wajib menjaga keris sampai
Ajisaka mengambilnya sendiri. Dora merasa wajib mengambil keris itu dan
menyerahkannya kepada Ajisaka.
Bila keduanya akhirnya
bertempur sampai mati mempertahankan perintah plinplan itu, siapa yang salah..?
Cuma herannya kenapa abdi itu diberi nama Dora dan Sembada. Dora itu artinya bohong danSembada artinya kuat atau teguh. Apakah Dora
berbohong kepada Sembada dan pura-pura ditugaskan mengambil keris..? Rasanya
tak mungkin pemilihan nama tokoh ini tidak memiliki arti ke filosofi yang akan
nasehatkan leluhur kepada kita. Masa sih itu cuma kebetulan hanya untuk
mengejar ending cerita agar sesuai dengan kaidah amar makruf nahi munkar saja.
Atau itu cuma untuk
mengkiaskan bahwa benar atau salah, orang kecil selalu menjadi
korban kekhilafan penguasa...? Rakyat harus menuruti semua
perintah penguasa dan mempertahankan perintah itu sampai titik darah
penghabisan. Sementara penguasa tetap tak tersentuh dan cukup membuat prasasti
peringatan saja. Mbuh lah, belum nemu literatur lebih lengkap neh...
Memang dari kisah perang
sampyuh itu kemudian diciptakan huruf Jawa ini dengan arti :
Hana caraka : Ada utusan
Data Sawala : Mereka bertengkar
Padha Jayanya : Sama-sama kuat
Maga Bathanga : Sama-sama mati
Kiasan dari kisah itupun
sampai sekarang pun tetap eksis. Selalu ada 2 kekuatan yang selalu saling
serang. Misalnya antara kelompok religius yang mengandalkan kitab - kitab suci
dan keimanan sebagai dasar. Dan yang kedua adalah kelompok sekuler yang mengandalkan
logika dan akal sebagai dasar. Kedua Kelompok ini selalu bertikai dan saling
membunuh. Bukti nyata ada di Indonesia, bagaimana kelompok religius memasang
bom di sebuah kafe, dan kelompok sekuler balik menghancurkan ekonomi indonesia
sebagai balasan. Keduanya sama-sama remuk sedangkan konseptornya tetap damai
tak tersentuh. Paling banter tepuk tangan membayangkan keuntungan di depan
mata. Ke pihak pertama dia bisa jual senjata dan ke pihak kedua dia jual jasa.
Bila kita melihat
kebiasaan bangsa kita membuat candra sengkala, susunan hanacaraka pun kayaknya
layak kita baca dengan cara itu. Ada sebuah konsep spiritual yang teramat
tinggi bisa dijabarkan dengan cara baca terbalik.
Maga mbathang
Menempuh jalan kematian (nafsu) sebelum mengalami kematian fisik atau kematian yang kita mengerti dalam hukum biologi. Perlu diketahui bahwa kata "maga" adalah kata Jawa Kuna yang berarti "musim" atau sebutan bagi bulan ketujuh (11 Januari - 11 Februari). Jadi maga mbathang adalah pengkondisian diri untuk menjalani hidup semedi yang sebenarnya. Inilah kondisi untuk menghilangkan "dualitas" dalam persepsi kehidupan ini.
Menempuh jalan kematian (nafsu) sebelum mengalami kematian fisik atau kematian yang kita mengerti dalam hukum biologi. Perlu diketahui bahwa kata "maga" adalah kata Jawa Kuna yang berarti "musim" atau sebutan bagi bulan ketujuh (11 Januari - 11 Februari). Jadi maga mbathang adalah pengkondisian diri untuk menjalani hidup semedi yang sebenarnya. Inilah kondisi untuk menghilangkan "dualitas" dalam persepsi kehidupan ini.
Padha jayanya
Kekuatan luar dan dalam diri manusia telah menyatu padu. Dalam konsep China biasa disebut, Yin dan Yang telah menyatu sehingga tak bisa lagi diekstrak unsur-unsurnya.
Kekuatan luar dan dalam diri manusia telah menyatu padu. Dalam konsep China biasa disebut, Yin dan Yang telah menyatu sehingga tak bisa lagi diekstrak unsur-unsurnya.
Dhata sawala
Tiada lagi pertentangan antara unsur luar dan dalam. Tiada lagi pertentangan unsur Yin dan Yang. Perlu diketahui bahwa dhata ialah kosa kata Jawa Kuna yang searti dengan dhatan yang maknanya "tanpa" atau "tiada". Sedangkan "sawala" bermakna pertentangan, pertikaian, atau perkosaan.
Tiada lagi pertentangan antara unsur luar dan dalam. Tiada lagi pertentangan unsur Yin dan Yang. Perlu diketahui bahwa dhata ialah kosa kata Jawa Kuna yang searti dengan dhatan yang maknanya "tanpa" atau "tiada". Sedangkan "sawala" bermakna pertentangan, pertikaian, atau perkosaan.
Hana caraka
Munculah caraka atau lahirlah pesan atau kreasi.
Munculah caraka atau lahirlah pesan atau kreasi.
Jadi lahirnya alam
semesta ini karena adanya proses Hanacaraka pada Sang Hidup atau Hyang Urip.
Terjadinya kreasi dalam kehidupan ini juga karena adanya manusia-manusia yang
menjalani proses Hanacaraka. Selama kita tidak mau menjalankan proses
"mbathang" atau mematikan ego, maka selamanya tak akan ada kreasi.
Mumet yah..?
Pada bae nyong ya
iya..hee
Biar lebih ringan, aku
coba buat filosofi sendiri tentang awal mula kehidupan dengan hanacaraka. Tentu
saja keterbatasan otakku yang terlalu sederhana. Kira-kira begini :
Hana caraka : Aku
mendatangi istriku
Data sawala : Aku dan
istriku adu mulut
Pada jayanya : Aku dan
istriku sama-sama kuat
Maga bathanga : Aku dan
istriku sama-sama terkapar
Yah...
Ternyata awal mula
kehidupan bisa sesederhana itu ya..?
Trus soal Ajisaka gimana..?
Ya mungkin itu cuma kiasan dari kekuatan (aji) dari sebuah tiang/tongkat (saka) yang bisa melahirkan kehidupan baru. Lain-lainnya tolong dibantu cari refrensi deh...
Ora
usah Mumet mumet,,Nyong ya pada bae mumet…..
Mbokan
ana sing luwih ngarti Sejarah Ha na ca ra ka ,
ya
tulung ngabari nyong Ning Cawitali….Eben ora pada salah paham….
Wassalam…………
Wednesday, April 30, 2014
KOBER menuju Puncak "SINDORO"
Beberapa bulan Sejak pendakian
terakhirku ke puncak Gn.Slamet Via Liwung,,Naluri liar petualangku merasa
buntu,Sepertinya butuh penyegaran otak Untuk kembali menikmati Alam
terbuka,Hijau pepohonan,Terjalnya cadas pegunungan,Harumnya Aroma
Edellweis,Berdiri di atas awan,Dan Nikmatnya Dingin udara Puncak gunung.….semata
mata bukan hanya untuk menaklukan ketinggian,,lebih dari itu Some one yang
selama ini menjadi inspirator ku tlah pergi,,Dan cerita2pun seolah ikut lenyap
bersama kepergianya…
Beruntung Aku punya teman Satu
kantor yang semangat Setiap aku ajak untuk Melakukan pendakian,,{Zeny Bhontot}Yaaa,Sama
seperti aku,Temenku yang satu ini Memang suka mendaki gunung…Dia selalu
bersamaku Saat mendaki beberapa puncak gunung yang berdiri kokoh di sekitar pulau
jawa..Zeny mengiyakan saat aku mengajaknya Muncak ke Gunung Sindoro,Aku merasa
senang saat dia mau menemaniku Kembali Menggali inspirasi,Menggunggah kenangan
yang lelap bersama malam,.menggantung Di antara rimbun dedaunan,dan Membeku Di
atas hamparan kabut kesangsian…
Rencana pendakian kami berdua
mendapat respon Dari banyak teman Sesama pendaki,Setelah Zeny Update Status
Rencana pendakian Sindoro di salah satu medsos,,Akhirnya beberapa hari sebelum
keberangkatan,Aku dapat beberapa orang teman yang positive ikut muncak bareng
Di antaranya Mahasiswi2 Cantik Dari Universitas panca sakti
Tegal,Khafizhotuzzaroh {afika},almar’atus solikha {alma},Lisnawati{Lila’lilo},dan
Beberapa teman Dari Politeknik harapan bersama Tegal, Akar raimon {ahyar}…Setelah
membahas Persiapan Perlengkapan Bersama mereka,Akhirnya di putuskan Tgl 25
april 2014 pemberangkatan..
Karena Personel tinggal saling
berjauhan,Kami memutuskan untuk berkumpul Di salah satu Warnet milik
temanku,Yang juga Anak Politeknik Harapan Bersama Tegal{ Juang bakri }Di
lebaksiu tegal,
Sesuai Rencana,{Jumat,25 April
2014}
Setelah beberapa saat aku dan
temanku Hady menunggu Di warnet akhirnya,Afika,ahyar,zeny dan lilo pun
datang,melihat semangat kami,Juang yang tadinya ragu Ragu akhirnya memutuskan
untuk ikut ngetrip juga,
Selesai Menyusun Logistik dalam
Carrierl masing2,,Pelan pelan kami meluncur dengan roda dua bersama gerimis
Mengiringi Awal perjalanan kami Menuju
obyek wisata Guci,Salah satu Mahasiswi cantik “alma”memang tinggal di
wilayah tersebut,Dia lebih memilih menunggu di sana,Karena Rute kami kali ini
Adalah Purbalingga – banjar Negara jalur Timur,yang melewati jalur Obyek Wisata
Guci Tegal,jawa tengah.Kurang lebih 40 menit Setelah berkumpul Pertigaan OW>guci,Alma dan
Adiknya “Nizar,yang masih duduk di bangku kelas 3 Smk pun datang..,5 kuda besi
Siap bercornering,Karena Perjalanan yang Lumayan jauh,Dan jumlah personil 9
orang,kamipun membagi boncengan,hanya “juang”saja yg sendiri Di atas kuda
besinya…
Setelah semua bersiap,Tepat Pukul
18.00 kami melanjutkan perjalanan,,
kami memilih lewat Jalur
purbalingga – banjar negara karena Jalurnya sepi, dan lebih cepat dari pada
lewat purwokerto jalur selatan.
Memang jalur Purbalingga - banjar negara sangat ekstrim, selain tanjakan yang curam, juga dominasi turunan dengan letter S yang memaksa kita berkonsentrasi dan harus ekstra berhati hati..Setelah Kurang lebih Satu jam setengah perjalanan,pukul 19.30 kamipun sampai di ujung kab.purbalingga, setelah memberi makan kuda tunggangan kami di POM bensin,Rombongan pun Beristirahat Sambil bercanda canda Ria melepas sedikit lelah di salah satu angkringan, yang berjejer di sepanjang jalur purbalingga,
Memang jalur Purbalingga - banjar negara sangat ekstrim, selain tanjakan yang curam, juga dominasi turunan dengan letter S yang memaksa kita berkonsentrasi dan harus ekstra berhati hati..Setelah Kurang lebih Satu jam setengah perjalanan,pukul 19.30 kamipun sampai di ujung kab.purbalingga, setelah memberi makan kuda tunggangan kami di POM bensin,Rombongan pun Beristirahat Sambil bercanda canda Ria melepas sedikit lelah di salah satu angkringan, yang berjejer di sepanjang jalur purbalingga,
Karena Sudah Pukul 21.00 dan
mengingat perjalanan ke base camp Sindoro Di temanggung masih cukup
jauh,Akhirnya setelah sedikit beristirahat Dan mengembalikan stamina,kamipun
melanjutkan perjalanan kearah banjar Negara menuju Jalur Wonosobo – Magelang.
Gerimis dan Kabut malam,masih
mengiringi sepanjang perjalanan kami Hingga ke Banjarnegara..Perjalanan Sempat
tertunda beberapa jam karena Sepeda motor yang Di stir Akar Dan Lilo mengalami
2 kali kempes ban di wilayah Banjar Negara…
Sampai di Wonosobo pukul 22.30
Rombongan kembali mengisi full tunggangan mereka masing masing.Dan lalu kembali
menembus kabut malam melewati jalur Wonosobo – Magelang,,Akhirnya setelah
melewati perjalanan panjang yang cukup melelahkan Pukul 00.00 Kamipun Sampai di
Base camp Sindoro Jl raya Parakan Km.12 Kledung Temanggung jawa tengah..
Tepat pukul 12 malam,Setelah Kami
melapor ke pengurus Camp,dan membayar retribusi Rp.4000 person,Dan Rp.5000
Untuk Parkir 1 motor.Kami memilih untuk beristirahat,Melepas Lelah dan sedikit
mengembalikan Stamina Setelah menempuh Perjalanan Tegal – Temanggung yang
lumayan melelahkan,Di base camp yang cukup luas dan Cukup nyaman, Menunggu pagi
bersama pendaki pendaki lain dari seluruh nusantara yang tlah lebih dulu sampai
di base camp Kledung..
Senyum Cerah Menyambut
Pagi,Nampak dari wajah “SUSI”SUmbing – SIndoro,Yang Seolah Saling
Menatap,,Secerah Senyum Kami pagi itu,Dengan Seribu Asa Yang Menggunung Di
pundak,Asa Menggapai Puncak Piramida,Asa berdiri Dengan Senyum Di atas hamparan
Awan Puncak Sindoro.
Sedikit Menghangatkan
Perut,Mahasiswi2 Cantik UPS yang Jago masak,Membuat Sarapan Dan Kopi hangat
Untuk bekal Pagi penuh tantangan..
Setelah Packing Peralatan Dan
Logistik,Tas Besar Menghiasi punggung kami,.Aku menatap Satu persatu Rombongan
Yang berdiri membuat lingkaran..Akar.hady
kusuma,Juang,Nizar,Alma,Afika,Lilo,dan Aku sendiri yang kemudian bersama
menunduk hening memohon pada sang khalik
,Agar senantiasa memberikan
keselamatan pada perjalanan kami ke puncak dan Turun kembali dengan selamat
tanpa kendala apapun.
Setelah berdoa,pukul 08.00 wib
kami Melangkah pelan Dari Basecamp melewati kampung dan ladang penduduk’perkebunan di kiri
kanan jalan dan di dominasi jalan bebatuan,Sedikit ringan tapi karena jarak
dari base camp ke Pos satu ± 2jam Rombongan pun seperti Merasa kelelahan.,Sebenernya
untuk mempersingkat pendakian ada mobil pickup/ojek yang mengantar dari
basecamp sampai pos 1, biayanya 10ribu/orang.,
Sampai Di Pos 1 pukul 9.30 Kami beristirahat Sejenak lalu kemudian melanjutkan perjalanan dari pos 1 Ke pos 2 yang di dominasi oleh jalan tanah, karena jalan batu hanya sampai pos 1, selain itu juga sudah masuk wilayah hutan, dan sesekali jalannan licin dan terjal karena merupakan jalur air.
Kami sampai di pos 2 (2120mdpl) pukul 10.30,Di sini kami beristirahat sejenak di luar Gubuk yang hampir roboh,sambil tetap bercanda canda ria bersama Untuk mengusir rasa lelah.. disini udara mulai terasa dingin karena kabut berlahan turun menutup rimbun pohon Lamtoro Yang tumbuh lebat di Sepanjang jalur Pos 1 sampai pos 2,
Ditengah perjalanan sambil sesekali bercanda dan mengabadikan gambar,bersama rintik gerimis yang semakin deras,kami menikmati gagahnya gunung sumbing menjulang di depan kami.
Gunung sumbing terletak berdekatan dengan gunung sindoro, jadi sering disebut gunung kembar..
Asyik berjalan sambil bercanda dan sesekali
mengabadikan gambar bareng mahasiswi2 cantik,memang bisa sedikit mengurangi
rasa capek,hingga tak terasa sampai juga kami di Pos 3 pukul 13.45 wib,disini
kami Disambut hujan yang cukup deras dan petir yang sesekali menggelegar,Di pos
3 banyak sekali pendaki yang mendirikan tenda bahkan kami bingung dan harus
sabar menunggu pendaki2 lain yang hendak turun dan membongkar tenda
mereka,Sambil menunggu kami mendirikan tenda darurat Untuk sekedar berteduh dan
menutupi Kompor kecil yang kami gunakan untuk memasak air dan masak mie instant,Bersyukur
tak lama kemudian Rombongan Pendaki Dari bekasi yang berada di sebelah tenda
darurat kami,mulai berkemas dan membongkar tenda mereka,dan kamipun menempati
bekas mereka mendirikan tenda Untuk beristirahat dan bermalam di situ.,Hujan
mulai reda,Cuaca di pos 3 kembali cerah,dan Nampak di depan mata kami berjejer
dengan kokohnya gunung
Sumbing,merbabu,slamet,ungaran dan merapi “Subhanallah”….
Pemandangan yang Luar biasa..tak bosan kami mengabadikan gambar2 dengan latar mereka yang kokoh,hingga tak terasa langitpun mulai gelap dan desiran angin mulai terasa menusuk tulang,malampun perlahan merayap.
Kondisi pos 3 malam itu mulai ramai dengan mulai banyaknya rombongan yang datang dan buat tenda juga.
Kemudian kami tidur untuk siap tenaga besok pagi, tapi dingin puooolllll,Terpaksa kami harus tidur berdesakan dalam satu tenda yang berkapasitas 8 orang,Dan Zeny memilih tidur Sendiri di dalam tenda kecil yang sebenarnya khusus untuk tempat Carrierl, maklum saat itu kami di ketinggian 2530mdpl.
Pukul 03.30 Aku Membangunkan Teman-Teman,Untuk bersiap
melanjutkan perjalanan ke Puncak,yang ± masih Sekitar 4 jam lagi untuk
sampai,,Setelah semua bangun dan sedikit Menghangatkan isi perut Dengan segelas
kopi dan 4 lapis roti,sambil menyusun logistic dalam daypack,karena hanya
keperluan yang di butuhkan Selama menuju puncak saja yang kami bawa,tenda dan
Carrierl Kami biarkan berdiri di pos 3 supaya ringan selama perjalanan menuju
puncak.
Kamipun kembali berdoa kemudian dengan senter seadanya,pukul
04.00 wib kami melanjutkan perjalanan menembus gelapnya malam,Perjalanan ke
puncak cukup terjal dan sangat terjal, kami melewati hutan lamtoro, semak-semak,
dan padang edellweis..belum sampai kami di pos 4 Setelah melewati terjalnya
jalan berbatu Kami sampai di Shelter Batu tatah..dan langit mulai
terang,berlahan kembali nampak indahnya kota temanggung dan sekitarnya yang
berbaris mengelilingi kaki Gunung
sindoro Dan sumbing,pukul 05.20 wib Di Shelter batu tatah kami beristirahat
sambil menanti Sunrise,tapi sayang Pagi itu “SUSI” mungkin malas dengan musim
penghujan Di bulan itu.harapan untuk dapat sunrise pagi itu pun Pupus,
Tetapi kami masih bisa tetap menikmati keindahan pagi dengan latar 5 gunung yang kokoh berdiri di depan kami…dan indahnya hamparan kabut yang Seolah mengobati rasa kecewa kami.,
Puas dengan Suasana Pagi di batu Tatah,kami pun terus
melanjutkan perjalanan ke pos 4 dan terus menuju ke Puncak kawah sindoro..Tepat
pukul 08.00 wib kami sampai di puncak Sindoro,,Lelahpun terbayar, Sirnakan
semua kebuntuan,Beribu ucapan Syukur kami kepada tuhan,atas nikmatnya yang
telah memberikan usia kepada kami,sehingga dengan nikmatnya Kami bisa
menjejakan kaki di atas Puncak 3136mdpl Gn.Sindoro.”allahu akbar……….
Suasana Puncak
yang di liputi kabut tebal,dan gemuruh kawah yang waktu itu memang Kurang
bersahabat,setelah mengabadikan beberapa gambar,akhirnya kami kembali turun ke
pos 3 lagi.Dengan perasaan bangga bertumpuk di dada kami,Sepanjang perjalanan
turun ke pos 3 tak henti2nya kami bercanda canda ria penuh keakraban,Kami
sampai pos 3 sekitar pukul 11.00,setelah beristirahat sebentar masak masak dan
menghangatkan badan,
Lalu kamipun membongkar tenda,kemudian packing,berdoa bersama dan lanjut turun gunung jam 14.00 Sepanjang perjalanan kami di guyur hujan yang tak berhenti sampai basecamp tepat 17.00.
Sambil menunggu hujan Reda kami bersama rombongan
pendaki2 lain berkumpul di base camp kledung,saking banyaknya pendaki pada hari
itu,kami dan rombongan yang hendak membeli Souvenir kehabisan stok.Setelah
hujan reda,kamipun berpamitan Pulang menuju tegal Pada pengurus Base camp..Kami
kembali melewati Jalur Wonosobo – banjarnegara – Purbalingga lurus ke pemalang
dan sampai di Tegal Kamipun mulai Berpisah Dengan Rombongan Alma Dan adiknya
Nizar Di Guci,Juang Di lebaksiu,Sementara Zeny dan akar mengantar Afika dan
Lilo di Kost2an mereka didekat kampus UPStegal..Dan aku kembali bersama hady ke
cawitali…….
Demikian sepenggal kisah perjalanan Team Kober Ke
kawah Sindoro,,Kalian Adalah teman2 yang sangat luar biasa,membangunkan kembali
inspirasiku yang hilang,Terima kasih Khafidzotuzzaroh,Almar’atus
Soliha,Lisnawati,Juang Bakri,Akhyar,Nizar,dan Hady,terima kasih kawan ,”Kesuksesan tidak Di lihat dari
keberhasilanya,Tapi dari seberapa besar kamu mampu menaklukan tiap jengkal tantangan’nya”…
Sampai jumpa di Dalam cerita
tracking berikutnya…
The End……
Wednesday, April 16, 2014
Coretan Pagi untuk seseorang
Lama
hati terluka karena sikapmu…mencintaimu adalah alasan aku bertahan menahan luka
dan serpihan hati ini..jika kau tau betapa sakitnya aku, mungkin kau akan
mengerti luka yang kau torehkan tak terhitung…
mencintaimu
adalah pilihanku namun terluka karenamu bukan mauku…mungkin resiko dari
mencintai seseorang yang angkuh adalah terluka…
hidup
ini adalah pilihan..antara A atau B..antara bertahan atau pergi..namun disaat
pilihan itu harus kita putuskan itu terasa sebuah dilema..terlalu takut kita
mengambil keputusannya, terlalu khawatir kita tidak bisa menerima hasil akhir
dari keputusan kita,..namun inilah hidup selalu ada pilihan, daripada tidak ada
pilihan sama sekali itu membuatku semakin membencinya..
pilihanku
mencintaimu adalah keputusanku walau aku tau hasil akhirnya adalah LUKA…namun
jika aku tidak mencintaimu adakah rasa yang luar biasa seperti ini ?
Dengan
Mencintaimu aku menjadi tau bagaimana arti ketulusan..bagaimana dunia ini indah
disaat kita jatuh cinta, disaat kita mempunyai semangat ketika kita memikirkan
seseorang yang selalu ada dalam pikiran dan hari-hari kita…
Aku
tidak pernah tau rahasia Illahi sampai kapan aku akan hidup terluka karena
mencintaimu…aku juga tak pernah mengetahui rahasia hatimu yang sebenarnya…
Namun
aku percaya cinta ini tidak akan membawaku hancur hanya karena aku mencintaimu
dengan terluka…
Sang
Illahi akan menunjukan cahayaNya untukku..karena DIAlah Sang Pencipta Segala
CINTA…
PUISI Pagi...
RINDU DALAM SECANGKIR KEHANGATAN
Oleh :Abdoel Munawar
Buncahan cahaya di gerbang pagi yang lelah
Membiaskan bayangan, saat jiwaku
masih mampu mengecap manisnya tawamu..
Dan merengkuh hangat,erat dalam buaian sinarnya
Debu debu beterbangan dalam bias cahaya
Manis kita menari
dalam setiap rindu yang tak sempat ku beri lega
Detik pun berlalu penuh kecemasan
Saat rasa tersirat dalam tiap baris syairku
Terbesit rindu yang kembali ku pendam
Ingin kembali merengkuh kehangatan,
Dari tiap lengkung bibir manismu
yang penuh dengan tawa,
Namun hati ini ragu
Dan langkahku perlahan memaksa bergerak mundur
Saat tubuhku bergerak namun jiwaku tetap menolak
Jangan pernah lagi terjalin
Bila hanya desah dan amarah yang bersarang
Lalu kenapa aku harus kembali menangis
Untuk melepas manusia hina ,serupa wanita malam
Hanya saja aku ingin kau mendekat padaku sejenak
Kan kubisikan satu rangkaian kata
Di mana hatiku masih lelah
Dalam singgasana yang kau bangun
Dengan indah di hari itu
Dan ku ingin kau membisikan lagi tentang rasa itu padaku
Sebelum sinar pagi redup tersapu
Gumpalan kabut Kesangsian jiwaku......SISA MALAM
Oleh : Abdoel Munawar
Pagi ini langit biru merona
Sisa rembulan nampak pucat
Ia tak mampu kalahkan
Seutas mimpi
Kuluruskan pandangan menahan kebekuan pagi
di kerasnya dinding hatimu
Nampak pucat rautmu
Ada setumpuk gundah dan kebencian
Bergayut tanpa makna di dasar
Kosongnya telaga ke anggunanmu
Cukup Sudah Diriku mengais ribuan asa,
Gumamnya…
Namun seiring tetesan embun Ku tatap kembali sisa kabut semalam
Seolah enggan beranjak tuk ciptakan kehangatan
Namun percayalah ,sejuta kebencian yang kau cipta
Ia tak mampu kalahkan
Seutas mimpi
Kuluruskan pandangan menahan kebekuan pagi
di kerasnya dinding hatimu
Nampak pucat rautmu
Ada setumpuk gundah dan kebencian
Bergayut tanpa makna di dasar
Kosongnya telaga ke anggunanmu
Cukup Sudah Diriku mengais ribuan asa,
Gumamnya…
Namun seiring tetesan embun Ku tatap kembali sisa kabut semalam
Seolah enggan beranjak tuk ciptakan kehangatan
Namun percayalah ,sejuta kebencian yang kau cipta
Adalah bara tak terpadam dan gulungan tak terbentang..
Tuk membakar kebekuan,,tanpa harus mengingat pagi
Dan sisa rembulan malam tadiTuk membakar kebekuan,,tanpa harus mengingat pagi
LUKISAN PAGI
Oleh : Abdoel Munawar
Aku ingin pulang kepada hati yg kucintai
Oleh : Abdoel Munawar
Aku ingin pulang kepada hati yg kucintai
tapi aku harus menunggu,
di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi
Di setiap matahari pergi,
s'lalu saja terlihat saat kau berpaling dan berjalan meninggalkanku
aku ingin bertahan untuk orang yang kucintai
karena kupikir tak mungkin hanya sebatas ini cintaku
Kunikmati kesepian-kesepian ini
dengan nada, dengan mimpi, juga dengan kenanganmu
biar saja rindu ini hidup di dasar hati
menunggu sampai waktu yang panjang menegurnya
sampai ia menemui apa yang ia inginkan, apa yang ia rindu
Telah kubingkai namamu, lihatlah sangat indah di dalam hati
dan kebisuan ini tak mampu merusaknya sama sekali
suatu hari nanti jika kita bertegur sapa lagi, kan kubacakan puisi ini untukmu
dan jika tidak, kan kubacakan sajak ini pada matahari di pagi dan senja hari,
atau pada bulan yang s'lalu menanti ...
ini hanya sekedar lukisan hatiku saat ini, dan entah seperti apa di suatu hari
SULIT KU PAHAMI RASA
Oleh;Abdoel Munawar
Aku ingin
pergi jauh.
selalu jauh
untuk menghapus bayanganmu..
bayanganmu
selalu ada dalam langkahku..
begitu sulit
bahkan teramat sulit untukku
mengusir
bayangmu..
semakin
kuingn menghapusmu,
semakin kuat
aku mengingatmu..
untuk
menghapus bayanganmu
aku tak
sanggup, apalagi jika ku menghapus cintaku,
takan pernah
bisa kulakukan.
jika kuingin
pinta,
ku ingin
kamu hilang bersama bayangmu
hingga aku
tak bisa terbebani
dengan
bayanganmu
yang selalu
membuatku sulit untuk bernafas..
CINTA..memang
rumit,
hubungan yang melibatkan
lebih dari
satu pihak yang diikuti dengan karakter yang berbeda…
CINTA itu rumit
karena
manusia itu sendiri yang membuatnya semakin rumit..
ketika ku
mencintaimu,
dan semakin
rumit untuk mengartikan rasa ini.
Serumit bila
aku mencintaimu,
serumit aku
tak bisa menghapus bayanganmu..
Seolah-olah
bayanganmu itu selalu ada didepanku..
mengitari
Alam sadarku
Subscribe to:
Posts (Atom)

























